Pluralitas Agama di Kota Malang dan Dialog Gereja Terhadapnya
DOI:
https://doi.org/10.69621/jpf.v14i1.119Kata Kunci:
Pluralitas, agama, dialogAbstrak
Indonesia is a plural society, particularly in the religious aspect. It is very prominent all over the Indonesian islands and cities, including the city of Malang. Plurality in religion of this city, on the one hand, contributes for the richness of living together besides its differences. On the other hand, it brings forth some problems, particularly the issue of majority-minority relationship. For bridging the gap, the Catholic Church of the Diocese of Malang has always been promoting interreligious dialogue with people of other faiths. The writer reflects this bridge-building in the light of Jacques Dupuis’ theology of dialogue and Trinitarian Christology that may enrich the practice of interreligious dialogue throughout the city.
Unduhan
Referensi
Badan Pusat Statistik Kota Malang (2016), Kota Malang dalam Angka 2016. Malang: BPS Kota Malang.
Basudoro, Purnawan (2009), Dua Kota Tiga Zaman: Surabaya dan Malang Sejak Kolonial Sampai Kemerdekaan. Yogyakarta: Ombak.
Bevans, Stephen B. (2002), Model-Model Teologi Kontekstual. Maumere: Penerbit Ledalero.
Bosch, David J. (1997), Transformasi Misi Kristen: Sejarah Teologi Misi yang Mengubah dan Berubah. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia.
Brotosudarmo, Drie S. (2017), Misi Perkotaan (Urban Mission). dalam SIAP: Suci, Iman, Akademis, dan Praktis (Jurnal Teologi). Vol.6, No. 1. Juni.
Coward, Harold (1989), Pluralisme:Tantangan bagi Agama-Agama. Yogyakarta: Kanisius.
Dhimas Hardjuna, Antonius (2017), “Sumbangan Pemikiran Jacques Dupuis bagi Hidup Menggereja dalam Masyarakat Pluralistik”. Jurnal Teologi. Vol. 06, No. 01, Mei.
Dupuis, Jacques (1991), Jesus Christ at the encounter of world religions. Maryknoll, New York: Orbis Books.
Dupuis, Jacques (1997), Toward a Christian Theology of Religious Pluralism. Maryknoll, New York: Orbis Books.
Dupuis, Jacques (2002), Christianity and the religions: From confrontation to dialogue. Maryknoll, New York: Orbis Books.
Hidayat, Wahyu R. (2004), Membangun dari Malang. Malang: UMM Press.
http://indonesia.ucanews.com/2012/08/22/pemuka-agama-katolik-adakansilaturahmi- lebaran-dengan-tokoh-muslim/ (diakses tanggal 28 Desember 2017, pukul 20.30 WIB). http://jatim.kemenag.go.id/file/file/data/wlex1395925556.pdf (diakses tanggal 4 Januari 2018, pukul 17.30 WIB).
http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/07/150717_ indonesia_salat_ied (diakses tanggal 28, pukul 21.15 WIB).
http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/11/151126_dunia_paus_kenya (diakses tanggal 7 Januari 2018, pukul 21.00 WIB).
https://malangkota.go.id/sekilas-malang/tri-bina-cita/ (diakses tanggal 4 Januari 2018, pukul 18.00 WIB).
https://www.merdeka.com/peristiwa/contohlah-toleransi-di-malanghalaman- gereja-untuk-salat-id.html (diakses tanggal 28 Desember 2017, pukul 21.00 WIB).
Komisi H.A.K. Keuskupan Malang (1997), Panduan Seksi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan (H.A.K.) Paroki. Malang: Dioma.
Maifil Eka Putra, http://www.pirac.org/2012/06/06/malangnya-kotamalang/ (diakses tanggal 18 Desember 2017, pukul 16.20 WIB).
Maro, Kornelius dkk. (2016), “Malang Raya sebagai Locus Theologicus: Upaya Mendalami Isu-isu Menonjol dalam Masyarakat Setempat,” Perspektif. Vol. 11-No. 2.
Riyanto, Armada (2010),Dialog Interreligius: Historisitas, Tesis, Pergumulan, Wajah. Yogyakarta: Kanisius.
Wawancara dengan para legioner Presidium Argo Karmel, di Kapela Urusulin di Jl. Jaksa Agung Suprapto, Samaan, Klojen, Kota Malang, pukul 18.00 WIB.
Wawancara di Misiologi ‘Aditya Wacana’ pada tanggal 5 Januari 2018, pukul 08. 30-09.00 WIB.
Widodo, Dukut Imam, dkk. (2006), Malang Tempo Doeloe. Jilid II. Malang: Bayumedia Publishing.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.















