Makna Persaudaraan Kristiani Dalam Ritus Tu Ju Pada Masyarakat Lisabheto, Flores Dalam Terang Injil Lukas 17:1-6
DOI:
https://doi.org/10.69621/jpf.v20i1.286Palavras-chave:
Persudaraan Kristiani, Ritus Tu Ju, Kearifan Lokal, masyarakat LisabhetoResumo
Artikel ini memfokuskan perhatian pada penggalian salah satu kearifan lokal yakni ritus Tu Ju masyarakat Lisabheto, Desa Wolowiro, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur dan menafsirkannya kembali dalam prespektif kristiani dengan mengambil dasar biblis Injil Lukas, 17:1-6 sebagai rujukan. Masalah penelitian ini adalah bagaimana menerjemahkan makna ritual Tu Ju ke dalam penghayatan hidup persaudaraan pada masyarakat Lisabheto? Tujuan utama penelitian adalah agar masyarakat Lisabheto dapat menemukan keterkaitan antara ritual Tu Ju dan penghayatan iman Kristiani. Metode dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan observasi lapangan. Data penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan para informan kunci yang memahami tentang ritus Tu Ju. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam ritus Tu Ju pada masyarakat Lisabheto terdapat nilai-nilai kristiani terutama nilai persaudaraan yang berguna bagi kehidupan bersama yang aman dan damai.
Downloads
Referências
Alva, R. (2017). The Catholic Church’s perspective of human dignity as the basis of dialogue with the secular world. STJ | Stellenbosch Theological Journal, 3(2). https://doi.org/10.17570/stj.2017.v3n2.a10
Angela, S., Sukamto, A., & Mulyanti, T. (2021). Yesus Antara Zelot dan Eseni: Konstruksi Teologi Transformatif dalam Konteks Indonesia. Jurnal Teologi Berita Hidup, 4(1). https://doi.org/10.38189/jtbh.v4i1.180
AP. Budiyono HD. (1983). Membina Kerukunan Hidup Antar Umat Beriman II. Kanisius.
Bergant, D., & Karris, R. J. (2002). Tafsir Alkitab Perjanjian Baru (D. Bergant & R. J. Karris, Eds.). Kanisius.
Cornelius, I. S. (2014). Peran Budaya Dalam Kehidupan Beragama Kajian Atas Kehidupan Beragama Umat Katolik Sunda Di Cigugur. Jurnal Teologi, 3(2). https://doi.org/10.24071/jt.v3i2.464
Currie, L. (2022). Healing Memory: A Bonaventurian Response to Pope Francis’ Fratelli Tutti. Religions, 13(9). https://doi.org/10.3390/rel13090819
Daenuwy, T. A., & Tanureja, I. (2023). Pembahasan Injil Harian dalam Komunitas Virtual Awam. Media: Jurnal Filsafat Dan Teologi, 4(2). https://doi.org/10.53396/media.v4i2.166
Faggioli, M. (2016). Reading the Signs of the Times through a Hermeneutics of Recognition: Gaudium et Spes and Its Meaning for a Learning Church. In Horizons (Vol. 43, Issue 2). https://doi.org/10.1017/hor.2016.109
Fahrenhoiz, G. M. (2005). Rekonsiliasi, Upaya Memecahkan Spiral Kekerasan dalam Masyarakat. Penerbit Ledalero.
Harun, M. (2002). Memberitakan Injil Kerajaan Allah, Ulasan Injil Hari Minggu Tahun A Masa Biasa. Kanisius.
Kesberg, R., & Keller, J. (2018). The relation between human values and perceived situation characteristics in everyday life. Frontiers in Psychology, 9(SEP). https://doi.org/10.3389/fpsyg.2018.01676
Laike, R. A. (2022). Model-Model Kehidupan Menggereja dalam Terang Ensiklik Fratelli Tutti. MELINTAS, 37(1). https://doi.org/10.26593/mel.v37i1.6286
Laksito, P. C. E. (2020). Menemukan Kembali Makna Tobat Kristiani Dari Tata Perayaan Tobat. JPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik, 20(1). https://doi.org/10.34150/jpak.v20i1.253
Lalopua, Y. P., & Iwamony, R. (2019). Teologi Pela: Studi Teologi Kontekstual di Negeri Abubu dan Negeri Tengah-Tengah. ARUMBAE: Jurnal Ilmiah Teologi Dan Studi Agama, 1(1). https://doi.org/10.37429/arumbae.v1i1.183
Leon-Dufour, X. (1990). Ensiklopedi Perjanjian Baru. Kanisius.
Lina, P., & Ule, S. (2024). Kekuatan Jahat dalam Perspektif Teologi Paulus. Dunamis : Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 9(1), 326–343. https://doi.org/10.30648/dun.v9i1.1366
Martasudjita, E. (2021). Teologi Inkulturasi - Perayaan Injil Yesus Kristus di Bumi Indonesia. Kanisius.
Martasudjita, E. P. D. (2019). Iuxta dominicam viventes: the meaning of Sunday Mass for Christians in Indonesia. International Journal for the Study of the Christian Church, 19(4). https://doi.org/10.1080/1474225X.2019.1627501
Martasudjita, E. P. D. (2022). Inkulturasi Dan Tata Perayaan Ekaristi 2020 Gambaran Berinkulturasi dalam Konteks Indonesia. Studia Philosophica et Theologica, 22(2). https://doi.org/10.35312/spet.v22i2.441
Palavra, Z. (2021). Brotherhood in Humanity and Global Mental Health - Christian Aspect. Psychiatria Danubina, 33.
Platovnjak, I., & Türkan, A. (2023). The Possibility of Building Brotherhood between Christians and Muslims. Science, Art and Religion, 1(2–4). https://doi.org/10.5005/jp-journals-11005-0035
Putra, A. M. (2018). Koreksi Persaudaraan: Tantangan dalam Mengembangkan Hidup Bersama. Societas Dei: Jurnal Agama Dan Masyarakat, 4(2). https://doi.org/10.33550/sd.v4i2.72
Samosir, L., & Haq, M. Z. (2022). Fratelli Tutti: Brotherhood Without Boundaries. Jurnal Iman Dan Spiritualitas, 2(2). https://doi.org/10.15575/jis.v2i2.17936
Schraldi, G. R., & Kerr, M. H. (2002). The Anger Management Sourcebook (G. R. Schraldi & M. H. Kerr, Eds.). McGrow-hill.
Stelzer, E. E. (2019). Lear, Luke 17, and looking for the kingdom within. Religions, 10(8). https://doi.org/10.3390/rel10080456
Suhardi, A. S. (Ed.). (1994). Kedamaian Keluarga (Beberapa Amanat Sri Paus Yohanes Paulus II). Departemen Dokumentasi dan Penerangan KWI.
Suharso, & Retnoningsih, A. (2011). Kamus Besar Bahasa Indonesia. CV.Widya Karya.
Timang, P. (2010). Memahami Makna Bacaan Hari Minggu Tahun A. Yayasan Pustaka Utama.
Xiong, W., & Li, X. (2021). ‘We Are Children of God’: An Ethnography of a Catholic Community in Rural China in the COVID-19 Pandemic. Religions, 12(6). https://doi.org/10.3390/rel12060448
Yohanes Paulus II. (2016). Dives In Misericordia. Departemen Dokumentasi dan Penerangan KWI.
Downloads
Publicado
Como Citar
Licença
Direitos de Autor (c) 2025 Yoseph Kua, Paskalis Lina

Este trabalho encontra-se publicado com a Licença Internacional Creative Commons Atribuição-NãoComercial-SemDerivações 4.0.














