Ekaristi Menurut Berthold Anton Pareira dalam Konteks Misa Live Streaming di Tengah Pandemi Covid-19
DOI:
https://doi.org/10.69621/jpf.v16i1.23Palavras-chave:
Eucharist, faith, beauty, salvationResumo
Fokus kajian ini membahas “Pandemi dan Makna Ekaristi, tinjauan teologis menurut Berthold Anton Pareira dan kontribusinya bagi umat Katolik yang merayakannya dalam bentuk live streaming di tengah covid 19.” Ekaristi merayakan misteri. Itulah yang dinyatakan Gereja secara ringkas, padat dan megah setelah konsekrasi. Seruan ini dijawab dengan lantang oleh orang-orang “Kami menyatakan kematian-Mu, memuliakan kebangkitan-Mu, sampai Engkau datang.” Seruan lain dalam perayaan ini seperti “Injil Tuhan, dll. semuanya telah menjerumuskan kita ke dalam misteri. Kita dituntun ke dalam Roh Kristus. Dia menghidupkan dan menyembuhkan kita. Ekaristi membentuk Gereja yang dibawa ke kehidupan oleh misteri. Penelitian ini bertujuan untuk sejauh mana pengalaman umat beriman merayakan Ekaristi dalam bentuk live streaming di tengah situasi Covid 19. Metodologi yang digunakan adalah metode fenomenologis dalam mengalami realitas umat beriman. Kajian ini menemukan, pertama, Ekaristi sebagai nafas kehidupan bagi orang percaya. Ekaristi kedua adalah bentuk solidaritas. Ketiga, Ekaristi adalah rumah persaudaraan sejati.
Downloads
Referências
Cunha da, Bosco, ed. (2014), Liturgi Sumber dan Puncak Kehidupan: Liturgi Mempersatukan Umat Kristen. Jakarta: KWI.
Dokumen Konsili Vatikan II (2017). Terj. R. Hardawiryana. Jakarta: Obor.
Katekismus Gereja Katolik (2014). Terj. Herman Embuiru. Ende: Nusa Indah.
Kitab Hukum Kanonik. Edisi Resmi Bahasa Indonesia (2018). Jakarta: KWI.
Lukasik, A. (1992), Memahami Perayaan Ekaristi. Yogyakarta: Kanisius.
Martasudjita, Emanuel (2012), Ekaristi, Makna Dan Kedalamannya Bagi Perutusan di Tengah Dunia. Yogyakarta: Kanisius.
Pareira, Anton Berthold (2012), Mari Berteologi: Sebuah Pengantar Teologi. Yogyakarta: Kanisius.
Pareira, Anton Berthold (2017), Mari Merayakan Ekaristi Dengan Indah. Malang: Dioma.
Yohanes Paulus II (2004), Ecclesia de Eucharistia. Jakarta: KWI.
Downloads
Publicado
Como Citar
Licença

Este trabalho encontra-se publicado com a Licença Internacional Creative Commons Atribuição-NãoComercial-SemDerivações 4.0.














