Diskursus Homo Digitalis dalam Tinjauan Dimensi Material dan Substansial Kebudayaan
DOI:
https://doi.org/10.69621/jpf.v18i2.190Palavras-chave:
Culture, Digitalization, Digital Technology, Homo Digitalis, Human.Resumo
Fokus studi ini ialah menguraikan konsep homo digitalis dalam tinjauan dimensi material dan substansial kebudayaan. Perubahan senantiasa dialami oleh makhluk berbudi, yakni manusia. Dengan perubahan itulah saat ini manusia telah menjadi insan yang tidak lagi disebut homo sapiens melainkan homo digitalis. Kelahiran homo digitalis bersamaan dengan teknologi digital yang menemani dan mewarnai hidupnya sehari-hari. Dengan teknologi tersebut, seorang homo digitalis merajut dan memaknai kenyataan sekitarnya sebagai budayanya sendiri. Homo digitalis yang hadir di dunia secara eksistensial memiliki kebudayaannya sendiri. Untuk itu, studi ini hendak menguraikan homo digitalis dalam tinjauan dimensi material dan substansial kebudayaan sehingga darinya dapat ditemukan segala sesuatu yang berkenaan dengan budaya homo digitalis. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah metode kualitatif melalui studi kepustakaan. Studi ini menemukan bahwa homo digitalis memiliki kebudayaan yang unik dan kompleks. Sumbangan dari studi ini ialah suatu khazanah pengetahuan tentang kebudayaan homo digitalis yang sejatinya merupakan realitas manusia sejagat dewasa ini.
Downloads
Referências
Abbagnano, Nicola (1993), Kamus Filsafat Milan: TEA.
Baker, JMW. (1984), Filsafat Kebudayaan: Sebuah Pengantar, Yogyakarta: Kanisius.
Dwihantoro, Prihatin. (2023), “Digitalisasi Kesenian Njanen: Strategi Pelestarian 125 Kebudayaan Melalui Platform Sosial Media” Madaniya, Vol. 4, No. 1, 158.
Fuadi, Debi S., dkk., (2021), “Systematic Review: Strategi Pemberdayaan Pelaku UMKM Menuju Ekonomi Digital melalui Aksi Sosial” DIKLUS: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, Vol. 5, No. 1, 2.
Hardiman, F. Budi (2021), Aku Klik, Maka Aku Ada, Yogyakarta: Kanisius.
Hardiman, F. Budi (2018), “Manusia dalam Prahara Digital”, Jurnal Diskursus, Vol. 17, No. 2, 177.
Ibrahim, Idi Subandy (2007), Budaya Populer sebagai Komunikasi, Yogyakarta: Jalasutra.
Kelen, Donatus Sermada (2019), “Revolusi Industri 4.0: Kapitalisme Neoliberal, Homo Deus, dan Wacana Solusi (Suatu Tinjauan Filsafat Sosial)” Seri Filsafat dan Teologi Widya Sasana, Vol. 20, No. 19, 88-89.
Koentjaraningrat (2009), Pengantar Ilmu Antropologi, Jakarta: Rineka Cipta. Kowe, Bertolomeus A.S. (2019).
“Pengaruh Media Sosial Terhadap Perubahan Interaksi Sosial Digital Native Generation” Forum, Vol. 48, No. 2, 5. Laga, Severinus T. (2019), “Dunia yang Dilipat dalam Identitas Manusia Cyber” Forum, Vol. 48, No. 2, 52.
Mahdayeni, dkk., (2019), “Manusia dan Kebudayaan (Manusia dan Sejarah Kebudayaan, Manusia dalam Keanekaragaman Budaya dan Peradaban, Manusia dan Sumber Penghidupan)” Tadbir, Vol. 7, No. 2, 174.
Mayolla, Inocantius G. (2019), “Relasi Aku Gawai dalam Metafisika Heidegger”, Forum, Vol. 48, No. 2, 34.
Nasution, Dewi Sartika, dkk. (2019), Ekonomi Digital. FEBI UIN: Mataram.
Neonbasu, Gregor (2021), Etnologi: Gerbang Memahami Kosmos, Jakarta: Obor.
Noerhadi, Toeti H. (2013), Aku dan Budaya: Telaah Teori & Metodologi Filsafat Budaya, Jakarta: Gramedia.
Poespowardojo, Soerjanto (1989), Strategi Kebudayaan: Suatu pendekatan Filosofis, Jakarta: Gramedia.
Raharso, A. Tjatur and Yustinus (2018). Metodologi Riset Studi Filsafat dan Teologi, Malang: Dioma, 153.
Saeng, Valentinus (2010), “Quo Vadis Subyek dalam Imperium Teknologi dan diskursus homo digitalis dalam tinjauan dimensi material - agrindo zandro Lautan Media” Seri Filsafat dan Teologi Widya Sasana, Vol. 20, No. 19, 67.
Saeng, Valentinus (2019), “Antara Eureca dan Erica: Konsep Manusia di Era 4.0” Seri Filsafat dan Teologi Widya Sasana, Vol. 29, No. 28, 73.
Solihat, Ai Nur dan Syamsudin Arnasik (2018), “Pengaruh Literasi Ekonomi terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Siliwangi”, Oikos: Jurnal Kajian Pendidikan Ekonomi dan Ilmu Ekonomi, Vol. 2, No. 1, 8.
Sudhiarsa, Raymundus (2020), Antropologi Budaya 1, Malang: STFT Widya Sasana.
Sugiyono, (2018), Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Bandung: Alfabeta.
Sulistyanto, Bambang (2019), Menggamit Minat Warisan Budaya Lereng Gunung Lawu. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.
Wijanarko, Robertus (2019), “Revolusi Industri Keempat, Perubahan Sosial, dan Strategi Kebudayaan”, Seri Filsafat dan Teologi Widya Sasana, Vol. 29, No. 28, 111.
Zalta, Edward N., ed. (1995), Stanford Encyclopedia of Philosophy. California: Center for the Study of Language and Information.
Downloads
Publicado
Como Citar
Edição
Secção
Licença

Este trabalho encontra-se publicado com a Licença Internacional Creative Commons Atribuição-NãoComercial-SemDerivações 4.0.














