“Meup Onle Ate, Tah Onle Usif”: Lensa Filosofis Memahami Orang Dawan Dan Dunia Kerjanya
DOI:
https://doi.org/10.69621/jpf.v17i2.167Palavras-chave:
Orang Dawan, Budaya, Bekerja, Filsafah kebudayaan.Resumo
Artikel ini menguraikan profil manusia suku Dawan dalam dua dimensi, yaitu antropologis dan ekologis. Uraian dengan dua dimensi ini bermuara pada satu esensi yang disebut dengan ‘dunia kerja’. Dua dimensi ini dilihat dalam lensa filosofis kebudayaan yang berwujud falsafah hidup orang Dawan dalam dunia kerja. Bagi orang Dawan, bekerja merupakan unsur esensial dari keberadaannya. Dengan bekerja manusia Dawan dapat mewujudkan siapa dirinya dan dapat pula menyatakan relasinya dengan alam sekitar. Metodologi yang digunakan dalam artikel ini adalah studi filsafat fenomenologis yang dipadukan dengan studi kepustakaan. Artikel ini menemukan bahwa bagi orang Dawan, bekerja bukan saja untuk mencari makan, tetapi pertama-tama sebagai bentuk perwujudan identitas diri yang sejati serta momen di mana manusia Dawan dapat berelasi dan menyatu dengan alam. Sumbangan khas dari artikel ini adalah semua manusia, secara khusus manusia Dawan, harus memiliki kehendak untuk bekerja. Bukan saja untuk makan dan minum, lebih dari itu bekerja harus diselaraskan dengan perwujudan diri yang utuh dan saat di mana manusia dapat menyatu dan berelasi dengan alam sekitar.
Downloads
Referências
Arif, Syarif. (2010), Refilosofi Kebudayaan: Pergeseran Pascaskultural, Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Bani, Florianus E., (2020), “Filosofi Tmeup On Ate, Tah On Usif: Meneropong Etos Kerja Atoinmeto’ dari Perspektif Ensiklik Laborem Exercens” Jurnal STFK Ledalero.
Glinka, Joseph, (1984), Kerasulan dan Kebudayaan, Seri Buku Pastoralia, Maumere: Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero, Seri IX/7/1984.
Hassan, Fuad (1991), Renungan Budaya, Jakarta: Balai Pustaka.
Kattsoff, Louis O. (1992), Pengantar Filsafat, Yogyakarta: Tiara Wacana.
Koetjaraningrat (1980), Manusia dan Kebudayaan di Indonesia, Jakarta: Djambatan.
Maria, Siti, dkk. (2006), Kepercayaan Komunitas Adat Suku Dawan, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata.
Neonbasu, Gregor (2016), Citra Manusia Berbudaya: Sebuah Monografi tentang Timor dalam Perspektif Melanesia. Jakarta: Antara Publishing.
Neonbasu, Gregor (2020), Sketsa Dasar: Mengenal Manusia dan Masyarakat. Jakarta: Kompas.
Neonbasu, Gregor (2021), Etnologi: Gerbang Memahami Kosmos, Jakarta: Pustaka Obor.
Neonbasu, Gregor, ed. (2013), Kebudayaan: Sebuah Agenda (Pulau Timor dan Sekitarnya), Jakarta: Gramedia.
Neonbasu, Gregor, ed., (2020), Ekologi dan Masyarakat: Kajian dan Refleksi Atoin Meto di Timor, NTT, Surabaya: Sejahtera Mandiri.
Riyanto, Armada (2013) Menjadi-Mencintai, Yogyakarta: Kanisius.
Saleh, Abdul Rachman (2018), Pengaruh Disiplin Kerja, Motivasi Kerja, Etos Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Produktivitas Kerja Karyawan bagian Produksi di PT. Inko Java Semarang, Jurnal STIE AMA, Vol. 11, No 1.
Sudhiarsa, Raymundus (2017), Materi Diskusi Filsafat Budaya, (tidak diterbitkan) Malang: STFT Widya Sasana.
Sudhiarsa, Raymundus, ed., (2021), Belajar Bijak dalam Perjumpaan Antarbudaya, Malang: Widya Sasana.
Downloads
Publicado
Como Citar
Edição
Secção
Licença

Este trabalho encontra-se publicado com a Licença Internacional Creative Commons Atribuição-NãoComercial-SemDerivações 4.0.














