Moderasi Beragama
Cara Pandang Moderat Mengamalkan Ajaran Agama di Indonesia dalam Perspektif Fenomenologi Agama
DOI:
https://doi.org/10.69621/jpf.v17i1.149Palavras-chave:
religious moderation, viewpoints, moderate, Catholic Church.Resumo
Abstrak
Moderasi beragama menjadi suatu cara pandang, sikap, dan perilaku yang selalu mengambil posisi di tengah-tengah, bertindak adil, dan tidak ekstrem dalam beragama. Tujuan dari penulisan ini adalah mengetahui moderasi beragama sebagai cara pandang mengamalkan ajaran agama di Indonesia dalam perpektif fenomenologi agama. Bagaimana penerapan ajaran agama diamalkan dengan cara pandang moderat untuk dapat hidup berdampingan secara damai dengan agama-agama lain sehingga tidak menciptakan benturan benturan yang dapat menyakiti orang lain yang tidak sealiran dan sepemahaman dengan kita dan bagaimana Gereja Katolik menyikapi terkait dengan moderasi beragama di Indonesia. Pemahaman dan perilaku moderasi beragama yang ditawarkan diharapkan dapat menjadi solusi atas masalah yang saat ini dihadapi bangsa Indonesia terkait dengan isu agama. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan melakukan studi kepustakaan.
Downloads
Referências
D, Lio Z. dkk. 2020. “Tantangan Dan Strategi Pelayanan Diakonia Karitatif.”
Gaudium Vestrum: Jurnal Kateketik Pastoral 4 (1).
Gandhi, Grace. 2016. “Paus Fransiskus Sambut Imam Besar Tayeb Dengan Pelukan.” Tempo.Co. 2016. https://dunia.tempo.co/read/773677/pausfransiskus- sambut-imam-besar-tayeb-dengan-pelukan.
Hariayanto, Nazar Naamy dan Ishak. 2021. “Moderasi Beragama Di Ruang Publik Dalam Bayang-Bayang Radikalisme.” Sophist: Jurnal Sosial Politik Kajian Islam Dan Tafsir Vol. 3 No. 2.
Haryani, Elma. 2020. “Pendidikan Moderasi Beragama Untuk Generasi Milenial: Studi Kasus ‘Lone Wolf’ Pada Anak Di Medan.” EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Dan Keagamaan 18 (2).
Hidayat, Feriawan. 2020. “Kesadaran Moderasi Dibutuhkan Dalam Kehidupan Berbangsa.” Berita satu. 2020. https://www.beritasatu.com/nasional/ 710997/kesadaran-moderasi-dibutuhkan-dalam kehidupanberbangsa.
Latif, Y. 2015. Bhinneka Tunggal Ika: Suatu Konsepsi Dialog Keragaman Budaya, Dalam Fikih Kebhinekaan: Pandangan Islam Indonesia Tentang Umat, Kewargaan, Dan Kepemimpinan Non-Muslim. Jakarta: Maarif Institut.
Moderasi Beragama. 2019. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat, Kementerian Agama RI.
Riyanto, Armada. 2010. Dialog Interreligius. Yogyakarta: Kanisius.
Riyanto, Armada dkk. 2018. Kearifan Lokal-Pancasila,. Yogyakarta: Kanisius.
Sermada, Donatus. 2021. Pengantar Ilmu Perbandingan Agama. Malang: Pusat Publikasi Filsafat Teologi Widya Sasana.
Tapingku, Joni. 2021. “Moderasi Beragama Sebagai Perekat Dan Pemersatu Bangsa.” Www.Iainpare.Ac.Id. 2021. https://www.iainpare.ac.id/ moderasi-beragama-sebagai-perekat/.
Yuda, Darung Afrianus dan Yohanes. 2021. “Keterlibatan Gereja Katolik Mendukung Moderasi Beragama Berorientasi Pada Komitmen Kebangsaan.” Gaudium Vestrum: Jurnal Kateketik Pastoral 5 No. 2.
Zainuddin, Prof. Dr. M. M.A. 2020. Moderasi Beragama Di Tengah Pergumulan Ideologi Ekstremisme. Malang: UB Press.
Downloads
Publicado
Como Citar
Edição
Secção
Licença

Este trabalho encontra-se publicado com a Licença Internacional Creative Commons Atribuição-NãoComercial-SemDerivações 4.0.













