Filosofi Mangalap Tondi Pada Budaya Batak Toba dalam Kaitannya dengan Model Antropologis Stephen Bevans

Autori

  • Yoseph Koverino Gedu Blareq Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana, Malang
  • Merry Johanna Purba Universitas Terbuka Medan

DOI:

https://doi.org/10.69621/jpf.v19i1.213

Parole chiave:

Mangalap tondi, Budaya Batak Toba, Ritus, model Antropologis

Abstract

Tulisan ini berjudul filosofi mangalap tondi pada budaya Batak Toba dalam kaitannya dengan model antropologis Stephen Bevan. Mangalap tondi merupakan suatu bentuk upacara penjemputan roh seseorang yang telah pergi diakibatkan oleh kecelakaan atau sakit. Model antropologi Bevans memiliki kaitannya dengan mangalap tondi yang berbicara tentang roh pemberi keselamatan dan kekuatan. Tujuan tulisan ini ialah membahas bagaimana dan simbol-simbol yang dibutuhkan dalam ritual mangalap tondi. Adapun metode yang digunakan dalam tulisan ini ialah metode deskripsi kualitatif dengan pendekatan literatur review, yaitu suatu studi yang dilakukan untuk menganalisis literatur-literatur dari berbagai sumber sehingga menjadi suatu kesimpulan dan ide baru. Penulis juga menggunakan metode wawancara untuk memperkuat dasar dari tulisan-tulisan jurnal sebelumnya.

Downloads

I dati di download non sono ancora disponibili.

Riferimenti bibliografici

Bevans, S. B. (2002). Model-Model Teologi Kontekstual. Ledalero.

Gaspersz, S. G. C. (n.d.). Teologi Agama-Agama di Indonesia_Jurnal HARMONI. https://doi.org/10.31219/osf.io/fjv5p

Hardiwijono, H. (2000). Religi Suku Murba di Indonesia. BPK Gunung Mulia.

Liliweri, A. (2002). Makna Budaya dalam Komunikasi Antar Budaya. Pt. LKiS Printing Cemerlang.

Munthe, I. Y., & Chairiza Asmi. (2023). Ikan Mas Arsik Sebagai Makanan Upacara Adat Khas Batak Toba Sumatra Utara. JIPSI Jurnal Ilmu Pariwisata Imelda, 1(2), 9–15.

Nainggolan, T. (2012). Batak Toba Sejarah dan Transformasi Religi (pp. 1–262). Bina Media Perintis.

Natalia Silaban, D. (2022). RITUAL MANGALAP TONDI PADA ETNIK BATAK TOBA KAJIAN SEMIOTIKA BUDAYA. In Desima Natalia Silaban (Vol. 1, Issue 1).

Shils, E. (1981). Tradition. The University Chicago Press.

Siahaan, G. M. G., Aliffiati, ., & Murniasih, A. A. A. (2023). Dekke Na Niarsik: Identitas Budaya Etnis Batak Toba di Pematangsiantar. Sunari Penjor : Journal of Anthropology, 7(1), 1. https://doi.org/10.24843/sp.2023.v7.i01.p01

Sibeth, A. (1991). Living with ancestors; The Batak people of the island of Sumatra. Thomas and Hudson Ltd.

Simanullang Roster. (2020). RITUS TONDI DAN KEMATIAN MENURUT BATAK TOBA SERTA UPAYA PEMBATINAN IMAN KRISTEN (Suatu Pendekatan Teologi Pastoral). 3(1), 51–66. http://stthami.ac.id/ojs/index.php/hami

Sinaga, A. B. (1975). The Toba-Batak High God; transcendence and immanence. Katolik Universiteit Lueven.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabet.

Tambunan, E. H. (1982). Seklumat Mengenai Masyarakat Batak Toba dan Kebudayaannya: Sebagai saranan pembangunan. Tarsito.

##submission.downloads##

Pubblicato

2024-06-01

Come citare

Blareq, Y. K. G., & Purba, M. J. . (2024). Filosofi Mangalap Tondi Pada Budaya Batak Toba dalam Kaitannya dengan Model Antropologis Stephen Bevans. Perspektif, 19(1), 67–81. https://doi.org/10.69621/jpf.v19i1.213

Fascicolo

Sezione

Articoli

Categorie

Puoi leggere altri articoli dello stesso autore/i