Peran Ilmu Antropologi bagi Karya Misi Gereja: Sebuah Studi Interdisipliner bagi Penerapan Pelayanan Pastoral dan Kateketik Gereja

Penulis

  • Mayolus D.I. Bhatara Randa Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana, Malang
  • Agrindo Zandro Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana, Malang

DOI:

https://doi.org/10.69621/jpf.v19i2.277

Kata Kunci:

Antropologi, Gereja, Misionaris, Sabda Allah, Umat Beriman

Abstrak

Karya misi Gereja dewasa ini sering kali mengalami kebuntuan bahkan kegagalan sebagai akibat dari strategi bermisi yang salah, tidak tepat sasaran, atau tidak sesuai konteks hidup umat beriman. Untuk mewujudkan suatu karya misi yang tepat dan efektif, Gereja perlu melakukan sebuah studi interdisipliner antara teologi misi dengan ilmu-ilmu lain, salah satunya ialah antropologi. Ilmu ini dapat memberikan informasi yang akurat dan efisien terkait kondisi umat sehingga karya misi Gereja dapat sungguh masuk dalam konteks hidup umat beriman di daerah tertentu dan dengan demikian Injil kebenaran dan suka cita bisa dirasakan oleh umat tersebut. Tujuan studi ini ialah menguraikan arti dan peran penting dari ilmu antropologi, khususnya antropologi terapan bagi karya misi Gereja dewasa ini, yakni dalam pelayanan pastoral dan kateketik. Metodologi yang digunakan ialah metode kualitatif dengan menerapkan studi kepustakaan, yaitu riset pada buku-buku dan artikel ilmiah serta dokumen Gereja terkait. Studi ini menemukan bahwa ilmu antropologi sangat berguna bagi karya misi gereja secara khusus antropologi memiliki andil untuk mengembangkan khazanah teologi kristiani. Sumbangan khas studi ini ialah pengetahuan kontekstual dan mutakhir mengenai strategi karya misi yang mampu merangkul umat Allah di segala tempat dan zaman.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Ad Gentes, Dokumen Konsili Vatikan II.

Alisjahbana, S. Takdir. (1966). Antropologi Baru. Jakarta: Dian Rakyat.

Bevans, Stephen B. Model-Model Teologi Kotekstual. Maumere: Penerbit Ledalero, 2002.

Daen, P. O. (2015). “Pelintas Batas Yang Dialogis: Satu Tinjauan Misioner Gereja dalam Terang Dialog.” Limen-Jurnal Agama dan Kebudayaan, 11(2 April), 66-78.

Darrell L. Whiteman. (2003). “Anthropology and Mission: The Incarnational Connection”, International Journal of Frontier, 31(4), 397-415.

Evangelii Gaudium. Seruan Apostolik Paus Fransiskus Tahun 2013.

Fiske, John. (1995). Memahami Budaya Populer. Yogyakarta: Jalasutra.

Kaplan, David dan Albert A. Manners. Teori Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1999.

Kroeber, A.L. (1948). Anthropology: Race, Language, Culture, Psychology, Prehistory. New York: Hardcourt, Brace.

Listari, L., dan Arifianto, Y. A. (2020). “Prinsip-Prinsip Misi Dari Teks Amanat Agung Bagi Pelaksanaan Misi Gereja Masa Kini.” Jurnal Teologi Gracia Deo, 3(1), 42-55.

Lumen Gentium, Dokumen Konsili Vatikan II.

Luzbetak L.J. (1963). The Church and Cultures: An Applied Anthropology for the Religious Worker. Techy, IL: Divine Word Publications.

Malau, Oloria, Asrita Anggina Sinaga, Dita Desi Elfrida Sianturi, DenyRahmaSari, dan Desi Putriany Br Sihombing. (2023). “Pengaruh Missiologi bagi Mahasiswa/I Prodi Teologi dan PAK”. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(2), 12005-12020.

Marzali, Amri. Antropologi dan Pembangunan Indonesia. Jakarta: Prenada Media, 2006.

Mawikere, Marde C.S. dan Sudiria Hura. (2022). “Menilik Pemanfaatan Antropologi dalam Komunikasi Injil Lintas Budaya”. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(7), 58-80.

Michael, Anthonius, Herman Kalembang, Patrio Tandiangga. (2022). “Upaya Inkulturasi Gereja Katolik di Toraja.” Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(1), 8652-8658.

Muchtar, K., I. Koswara, & A. Setiaman. (2016). “Komunikasi Antar Budaya dalam Perspektif Antropologi.” Jurnal Manajemen Komunikasi, 1(1), 113-124.

Ngabalin, Marthinus. (2017). “Teologi Pembebasan menurut Gustavo Gutierrez dan Implikasinya bagi Persoalan Kemiskinan.” KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi, 3(2), 129-147.

Pareira, Berthold Anton. Mari Berteologi: Suatu Pengantar Teologi. Yogyakarta: Kanisius, 2012.

Pasi, Gregorius. (2020). Relasionalitas “Aku” dan “Engkau” dalam Masyarakat Indonesia yang Majemuk sebagai Gambaran dari Relasionalitas Trinitas. Studia Philosophica et Theologica, 20(2), 103-126.

Prior, John M. (1993). Bejana Tanah Nan Indah. Ende: Nusa Indah.

Raharso, A. Tjatur dan Yustinus, ed. (2018). Metodologi Riset Studi Filsafat Teologis, Malang: Widya Sasana Publication.

Raioan, Agrindo Zandro. (2023). “Peran Gereja Partikular dalam Konteks Misi Evangelisasi di Era Digital”, Sapa: Jurnal Kateketik dan Pastoral, 8(1), 10-24.

Riyanto, Armada, ed. (2021). Teologi Publik: Sayap Metodologi dan Praksis, Yogyakarta: Kanisius.

Riyanto, Armada. (2018). Relasionalitas: Filsafat Fondasi Interpretasi, Yogyakarta: Kanisius.

Sarbini, P. Bruno. (2022). “Benturan-benturan Misi Gereja Katolik”. Seri Filsafat Teologi Widya Sasana, 32(31), 137-148.

Siagian, J. N. P., dan F. Nono. (2021). “Dialog Profetis: Misi Gereja Bagi Umat Transmigran di Keuskupan Tanjung Selor, Kalimantan Utara.” Perspektif, 16(2), 127-137.

Simatupang, Edwind Satri. (2023). “Keterlibatan Umat Beriman dalam Karya Misi Gereja Lokal Berdasarkan Model Teologi Kontekstual Stephen B. Bevans.” Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Katolik, 3(2), 200-218.

Sitompul, A.A. (1991). Manusia dan Budaya: Teologi Antropologi. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Situmorang, Markus. (2021). Berlayar di Tengah Badai Covid-19: Peluang dan Tantangan Pastoral Gereja. Malang: Widya Sasana Publication.

Stanislaus, E. R. (2016). “Gereja Dan Dialog Budaya Bercermin Pada Misi Paulus.” Jurnal Orientasi Baru, 25(2), 1-12.

Sudhiarsa, Raymundus, ed. (2008). Kearifan Sosial Lintas Budaya: SVD Surya Wacana Merespon Misi Gereja. Yogyakarta: Lamalera.

Sudhiarsa, Raymundus. (2009). Evangelisasi Berlanjut: Meneruskan Wasiat Sang Guru. Yogyakarta: Kanisius.

Wotan, A. K. (2023). “Makna Ritus Korban Ana Eha yang Berakar dalam Cerita Rakyat Masyarakat Wulublolong-Flores Timur dalam Perbandingan dengan Teks Ibrani 9: 24-28 dan Relevansinya bagi Karya Pastoral Gereja” (Doctoral Dissertation, IFTK Ledalero).

Wungow, Jefri. (2015). “Antropologi Perjanjian Baru”. Rhema: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika, 1(2), 117-122.

Unduhan

Diterbitkan

2024-12-01

Cara Mengutip

Randa, M. D. B., & Zandro, A. (2024). Peran Ilmu Antropologi bagi Karya Misi Gereja: Sebuah Studi Interdisipliner bagi Penerapan Pelayanan Pastoral dan Kateketik Gereja. Perspektif, 19(2), 221–238. https://doi.org/10.69621/jpf.v19i2.277

Terbitan

Bagian

Artikel

Kategori