Memandang Eksistensi Pasukan Merah Dayak dalam Terang Iman Katolik
DOI:
https://doi.org/10.69621/jpf.v19i1.211Kata Kunci:
Iman Katolik, Pasukan Merah TBBR, Solidaritas dan belas kasih, Dayak, Kaum Muda DayakAbstrak
Penelitian ini menaruh perhatian pada eksistensi dan aktivitas Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR). Dengan komitmen-komitmennya: mempersatukan masyarakat Dayak, merawat alam, melestarikan adat dan budaya Dayak, membela dan memperjuangkan martabat sesama orang Dayak yang kerap tertindas oleh ketidakadilan, telah menjadi daya tarik tersendiri bagi kaum muda Dayak untuk turut bergabung. Komitmen-komitmen itu tentu saja patut mendapat apresiasi yang tinggi. Meskipun demikian, kajian dari perspektif iman Katolik terhadap eksistensi dan aktivitas mereka dirasa perlu untuk dilakukan. Alasan mendasarnya berlandas pada fakta empiris yakni bahwa, Pangalangok Jilah, Sang Panglima, dan sebagian besar anggota pasukan masih memeluk iman Katolik. Penelitian ini meyakini kalau solidaritas dan bela rasa Pasukan Merah TBBR pastilah juga dilandasai oleh nilai-nilai dan ajaran Kristiani. Melalui studi literatur terutama ajaran Magisterium dan dokumen-dokumen Gereja serta beberapa sumber penunjang, penelitian ini tidak memokuskan dirinya hanya pada memberi masukan dan catatan kritis. Sejak apa yang menjadi komitmen Pasukan Merah TBBR juga menjadi bagian dari komitmen Gereja, penelitian ini juga menawarkan sikap seperti apa yang mesti diambil oleh Gereja lokal berhadapan dengan Ormas Dayak ini.
Unduhan
Referensi
Agus, Mgr. Agustinus (2020), “Parameter Berteologi di Indonesia”, dalam Robert Pius Manik et al (eds), Berteologi Baru untuk Indonesia, Yogyakarta: Kanisius.
Ahen, Lukas et al. (2023), “Penggunaan Simbol Keagamaan Katolik: Praktik Sinkretisme”, Jurnal Prosiding Penelitian dan Pengabdian Keagamaan, No. 1, hal. 226-240.
Benedict XVI, Pope & Robert Cardinal Sarah (2020), From the Depths of Our Hearts Priesthood, Celibacy, and the Crisis of the Catholic Church, San Francisco: Ignatius Press.
Benediktus XVI, Paus (2005), Ensiklik Deus Caritas Est.
Bevans, Stephen B. (1992), Models Of Contextual Theology. Revised and Expanded Edition, New York: Orbis Book.
Bosch, David J (2011), Transforming Mission Paradigm Shift in Theology of Mission, New York: Orbis Book.
Cipta, Hendara & Khairina. Jokowi Hadiri Temu Akbar Pasukan Merah, Serukan Isu Keberagaman. https://regional.kompas.com/read/2022/11/29/113405878/jokowihadiri temu-akbar-pasukan-merah-di-pontianak-serukan-isu-keberagaman. Diakses tanggal 1 Desember 2022.
Dokumen Konsili Vatikan II (1993), Penerj. R. Hardawiryana, SJ, Jakarta: Dokpen KWI & Obor.
Fiorenza, Francis Schüssler (2011), “Systematic Theology Task and Methods”, dalam Francis Schüssler Fiorenza & John P. Galvin (eds), Systematic Theology Roman Catholic Perspective, Minneapolis: Fortress Press.
Fransiskus, Paus (2015), Ensiklik Laudato Si, Penerj. Martin Harun, OFM, Jakarta: Obor.
https://www.hidupkatolik.com/2021/03/04/52111/letak-berkat-di-benda-benda-rohani.php. Diakses tanggal 10 Maret 2021.
https://www.vatican.va/roman_curia/congregations/cfaith/documents/rc_con_cfaith_doc_19 40806_ heology-liberation_en.html. Diakses tanggal 3 Februari 2024.
https://www.vatican.va/roman_curia/congregations/cfaith/documents/rc_con_cfaith_doc_19 60322_ reedom-liberation_en.html. Diakses tanggal 3 Februari 2024.
https://www.vatican.va/roman_curia/congregations/cfaith/cti_documents/rc_cti_1976_promo zione umana_en.html. Diakses tanggal 3 Februari 2024.
Jabun, Celtus. Benda Rohani, Sarana Pengudusan Diri. https://www.hidupkatolik.com/2017/11/06/14234/benda-rohani-sarana-pengudusan diri.php. Diakses tanggal 5 Desember 2017.
Katekismus Gereja Katolik (2007), Penerj. Herman Embuiru, Ende: Nusa Indah.
Kompendium Ajaran Sosial Gereja (2009), Penerj. Harry Susanto, SJ, Jakarta: KWI dan Kanisius.
Kumpulan Dokumen Ajaran Sosial Gereja Tahun 1891-1991 dari Rerum Novarum sampai dengan Centesimus Anus (1999), Penerj. R. Hardawiryana, SJ, Jakarta: Dokpen KWI.
Magnis-Suseno, Franz (2013), Dari Mao ke Marcuse Percikan Filsafat Marxis Pasca-Lenin, Jakarta: Gramedia.
McBrien, Richard P. (1994), Catholicism, New York: HarperOne.
Moltmann, Jürgen (1991), The Crucified God The Cross of Christ as the Foundation and Criticism of Christian Theology, Minneapolis: Fortress Press.
Pareira, Berthold Anton (2002). “Kisah Kesengsaraan Tuhan Kita Yesus Kristus Menurut Yohanes”, Jurnal Studia Philosophica et Tehologica 2, No. 2, hal. 89-99.
Putra, Masri Sareb et al. (2022), Panglima Jilah Pemimpin Besar Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng, Tangerang: Lembaga Literasi Dayak.
Panglima Dayak Sejati dengan 9 Kriteria. https://www.patihjagapati.id/2023/09/panglima-dayak-sejati-dengan-9-kriteria.html. Diakses tanggal 20 Desember 2023.
Pujianto, Agus. Polisi: Narkoba di Sintang sudah Menyasar Anak Sekolah. https://pontianak.tribunnews.com/2023/11/03/polisi-narkoba-di-sintang-sudah menyasar-anak-sekolah. Diakses tanggal 29 November 2023.
Riyanto, Armada (2020), “Berteologi Baru untuk Indonesia Pengantar Pencarian Metodologi Baru”, dalam Robert Pius Manik et a (eds), Berteologi Baru untuk Indonesia, Yogyakarta: Kanisius.
______ (2015), “Kearifan Lokal~Pancasila Butir-butir Filsafat Keindonesiaan” dalam Armada Riyanto et al (eds), Kearifan Lokal ~Pancasila Butir-butir Filsafat Keindonesiaan, Yogyakarta: Kanisius.
Riwut, Tjilik (2003), Menyelami Kekayaan Leluhur, Palangka Raya: PUSAKALIMA.
Said, S.M. Tuah Sakti Panglima Burung. https://daerah.sindonews.com/read/666965/29/tuah sakti-panglima-burung-sosok-gaib-yang-jaga-suku-dayak-saat-teraniaya-dan-perang. Diakses tanggal 20 Februari 2022.
Samuel. Saya Prihatin dengan Ilmu Kebal: Mgr. Agus. https://www.majalahduta.com/2020/09/saya-prihatin-dengan-ilmu-kebal-mgr agus.php. Diakses tanggal 2 Oktober 2020.
Samuel. Uskup Agustinus Agus: Simbol Keagamaan Kalimantan Patung Yesus Panglima Burung. https://www.majalahduta.com/2022/02/uskup-agustinus-simbol-keagamaan kalimantan-patung-yesus-panglima-burung.php. Diakses tanggal 15 Februari 2022.
Schneider, Athanasius (2023), Credo Compendium of Catholic Church, Manchester: Sophia Institute Press.
Schreiter, Robert J. (1985), Constructing Local Theologies, New Yor: Orbis Books.
Schürmann, Heinz, Joseph Ratzinger & Hans Urs Von Balthasar (1986), Principles of Christian Morality, Penerj. Graham Harrison, San Francisco: Ignatius Press.
Sheen, Fulton J (2017), Hidupmu Layak Dihidupi Filsafat Hidup Kristiani, Penerj. R.F. Bhanu Viktorahadi, Pr, Yogyakarta: Kanisius.
Tim Litbang MPI. 5 Fakta Mencengangkan Panglima Burung Suku Dayak.https://nasional.okezone.com/read/2021/12/01/337/2510288/5-fakta-mencengangkan panglima-burung-suku-dayak-nomor-4-terbangkan-mandau-untuk-cari-korban. Diakses tanggal 15 Desember 2021.
Widharsana, P.D. & V.R. Hartono (2017), Pengajaran Iman Katolik, Yogyakarta: Kanisius.
Yohanes Paulus II, Paus (1990), Ensiklik Redemptoris Missio.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Fransiskus Gregorius Nyaming

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.















