Menyiasati Islamofobia di Barat
DOI:
https://doi.org/10.69621/jpf.v16i1.19Palavras-chave:
Islamofobia, Barat, Eropa, Islam.Resumo
Fokus kajian penelitian ini adalah Islamofobia di Barat. Para penulis berpendapat bahwa kerukunan antar umat beragama adalah cita-cita luhur banyak orang. Dalam upaya mewujudkannya, selalu ada tantangan yang berusaha menghalanginya. Islamofobia adalah salah satu tantangan tersebut. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan studi lapangan. Kami menggunakan metode literatur dan wawancara untuk mendapatkan informasi terkait tema Islamofobia di Barat. Studi ini menemukan bahwa agama adalah pembawa damai. Di luar itu bukan apa yang mengalir dari agama. Segala bentuk kekerasan dan tindakan diskriminatif bukanlah penyebab eksistensial agama. Agama tidak pernah mengajarkan kekerasan. Studi tersebut menyimpulkan bahwa Islamofobia merupakan bentuk penyimpangan yang harus dihilangkan.
Downloads
Referências
Aboud, F. E. (1988), Children and Prejudice. Oxford: Basil Blackwell.
Baidhawy, Zakiyuddin (2010), “Dinamika Radikalisme dan Konflik Bersentimen Keagamaan di Surakarta, dalam Studia Philosophica et Theologica, Vol. 10, No. 2, Oktober.
BBC News. Mengangkat Kisah Pribadi Siswa Muslim untuk Mengatasi Islamofobia di Wales, https://www.bbc.com/indonesia/majalah42688658 [diakses 2 Desember 2020].
Burns, D. (1998), Terapi Kognitif: Pendekatan Baru Bagi Penanganan Depresi. Jakarta: Erlangga.
Faizin, Khoirul (2013), Atas Nama Peradaban: Catatan Reflektif Tentang Islam dan Isu-Isu Modernitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Fradman, Sandra (1992), Discrimination and Human Rights. Great Britain: Oxford University Press.
Haddy, Abdel (2004), “Islamofobia A Threat A Challenge” dalam International Conference On Muslim and Islam in 21st Century: Image and Reality. Kuala Lumpur: International Islamic University of Malaysia.
Hourani, Albert (1998), Islam dalam Pandangan Eropa. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
‘Imarah, Muhammad (2005), Barat Versus Islam: Kritik di Balik Hegemoni Wacana Barat atas Islam. Yogyakarta: Sajadah Press.
Kamus Praktis Bahasa Indonesia (2000). Surabaya: Karya Utama.
Magnis-Suseno, Franz (2015), Kebangsaan, Demokrasi, Pluralisme: Bunga Rampai Etika Politik Aktual. Jakarta: Kompas.
Magnis-Suseno, Franz (2017), Katolik Itu Apa? Sosok – Ajaran – Kesaksiannya. Yogyakarta: Kanisius.
Mahamdallie, Hassan. Islamophobia: The Othering of Europe’s Muslims, dalam http://isj.org.uk/Islamophobia-the-othering-of-europesmuslims/ [diakses 2 Desember 2020].
Maharani, Esti. Muslim Prancis Cemas Islamofobia Meningkat, dalam https:/ /mrepublika.co.id/berita/qip3a8335/muslim-prancis-cemasislamofobia-meningkat [diakses tanggal 1 Desember 2020].
Pradipta, Christian Aditya. Pengaruh Islamofobia Terhadap Peningkatan Kekerasan Muslim di Perancis, dalam http://ejournal.upnjatim.ac.id [diakses 2 Desember 2020].
Putri, Sahar Banu Rizkita (2020), Islamofobia di Kalangan Masyarakat Barat dan Implikasinya Terhadap Umat Islam Jerman dan Amerika Serikat, Tesis program Pascasarjana Prodi Dirasah Islamiyah. Surabaya: Universitas Islam Negeri Sunan Ampel.
Riyanto, Armada (2013), Menjadi-Mencintai: Berfilsafat Teologis Seharihari. Yogyakarta: Kanisius.
Riyanto, Armada (2014), Katolisitas Dialogal: Ajaran Sosial Katolik. Yogyakarta: Kanisius.
Sarbini, Peter B. (2017), “Wajah Agama Yang Beringas di Ruang Publik” dalam A. Tjatur Raharso, Paulinus Yan Olla, dan Yustinus (eds.), Mengabdi Tuhan dan Mencintai Liyan: Penghayatan Agama di Ruang Publik yang Plural, Seri Filsafat Teologi Widya Sasana, Vol. 27 Seri No. 26.
Sukmaningrum, Retno. Akhiri Islamofobia dengan Khilafah, dalam https:// www.muslimahnews.com /2019/04/02/akhiri-islamofobia-dengankhilafah/ [diakses 2 Desember 2020].
Trust, Runnymede (1997), Islamofobia: A Challenge for Us All. London: Commission on British Muslims and Islamofobia.
Zuraya, Nidia. Islamofobia Hambat Pertumbuhan Keuangan Syariah, dalam https://republika.co.id/berita/ekonomi/syariah-ekonomi/13/09/12/ mszyvh-islamophobia-hambat-pertumbuhan-keuangan-syariah [diakses 1 Desember 2020].
Downloads
Publicado
Como Citar
Licença

Este trabalho encontra-se publicado com a Licença Internacional Creative Commons Atribuição-NãoComercial-SemDerivações 4.0.














