Humanisme Islam Nusantara dan Kontribusinya Bagi Dunia
DOI:
https://doi.org/10.69621/jpf.v12i2.91Schlagworte:
Islam Nusantara, humanisme, ISIS, Boko Haram, terorisme, radikalisme, peradaban, piagam Madinah, toleransi, fithrah, khalifah.Abstract
The term ‘Islam Nusantara’ (Archipelagic Islam) has been used not only to cover the Indonesian territory but also the neighboring countries. The term contains humanistic values and humanism, people in humane face, tolerance and moderate. All this reflects Islam as religion of peace. Besides it could contribute for promoting humanistic values as well as peace in the world.Such humanistic appearance of ‘Islam Nusantara’ adapts local genius of the country and highly regarded traditions of the local peoples before the coming of Islam. This accommodation could avoid any kind of both physical and verbal violences from the society and keep the people away from any possible harmful act toward their neighbour.
Downloads
Literaturhinweise
Azra, Azyumardi (2002), Nalar Spiritual Pendidikan: Solusi Problem Filosofis Pendidikan Islam, Yogyakarta: PT. Tiara Wacana.
Azra, Azyumardi (2009), “Toleransi Agama Dalam Masyarakat Majemuk: Perspektif Muslim Indonesia”, dalam Elza Peldi Taher (ed.). Merayakan Kebebasan Agama: Bunga Rampai Menyambut 70 Tahun Djohan Effendi, Jakarta: ICPRP dan Kompas.
Dokumen Konsili Vatikan II,(terj. R. Hardawiryana) (1993), Jakarta: DokPen
KWI – Obor.
Faizin, Khoirul (2013), Atas Nama Peradaban: Catatan Reflektif Tentang Islam dan Isu-isu Modernitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ichwan, Moch Nur, dkk. (2014), Islam Indonesia dalam Ancaman Fundamentalisme. Bandung: Al-Mizan.
Leaman, Oliver (1996), “Humanisme Islam Abad ke-4 H/ ke-10 M” dalam Seyyed Hossein Nasr and Oliver Leaman (eds.). Ensiklopedi Tematis Filsafat Islam (Buku pertama) terj. Tim Penerjemah Mizan, London and New York: Routledge.
Luthfi, Khabibi Muhammad, “Islam Nusantara: Relasi Islam dan Budaya Lokal”,Shahih Vol. 1, No, 1 (Januari-Juni 2016).
Madjid, Nurcholish, (1992),Islam Doktrin dan Peradaban: Sebuah Telaah Kristis Tentang Masalah Keimanan, Kemanusiaan dan kemoderenan, Jakarta: Yayasan Wakaf Paramadina.
Mulkhan, Abdul Munir, (2010)Kiai Ahmad Dahlan – Jejak Pembaharuan dan Kemanusiaan, Jakarta: Kompas.
Nisrina, Abu. “Presiden: Islam Nusantara Menjadi Role Model Dunia”, https:/ /www.satuislam.org(diakses pada 19/09/2016)
Priatmojo, Dedy dan Agus Tri Haryanto, “NU Perkenalkan Islam Nusantara
ke Ulama Dunia”, http://nasional.news.viva.co.id(diakses pada 16/09/ 2016).
Rahmat, M. Imdadun, (2003), “Islam Pribumi, Islam Indonesia”.Dalam Sayed Mahdi dan Singgih Agung (eds.), Islam Pribumi: Mendialogkan Agama Membaca Realitas. Jakarta: Erlangga.
Romli, Mohamad Guntur dan Tim Ciputat School (2016), Islam Kita, Islam Nusantara: Lima Nilai Dasar Islam Nusantara,Tangerang Selatan: Ciputat School.
Sarbini, Peter B. (2016), Pesona Islam. Malang: Widya Sasana Publication.
Wahid, Abdurrahman (2009), “Musuh dalam Selimut”.Dalam Abdurrahman Wahid (ed.),Ilusi Negara Islam: Ekspansi Gerakan Islam Transnasional di Indonesia, Jakarta: The Wahid Institute.
Marta, M Fajar, “Islam Nusantara untuk Dunia”, Kompas, (17/06/2015).
Hilmy, Masdar, “Spirit Kosmopolitanisme Islam”, Kompas, (23/9/2015).
Hidayat, Komaruddin, “Kita dan Wajah Suram Arab”,Kompas (28/03/2016).
“Paus Mengajak Dunia Bangun Persaudaraan”, Kompas (26/03/2016).
“Tampilkan Wajah Kemanusiaan”, Kompas (23/09/2016).
Downloads
Veröffentlicht
Zitationsvorschlag
Lizenz

Dieses Werk steht unter der Lizenz Creative Commons Namensnennung - Nicht-kommerziell - Keine Bearbeitungen 4.0 International.















