Dinamika Interaksi Agama dan Tradisi Lokal: Analisis Kehadiran Gereja Katolik dan Adat Masyarakat Kutai Lawas Kedang Ipil

Autor/innen

  • Paulinus Siringoringo Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana Malang

DOI:

https://doi.org/10.69621/jpf.v21i1.318

Schlagwörter:

Adat Kutai Lawas, Inkulturasi, Gereja Katolik, Kedang Ipil

Abstract

Artikel ini hendak menganalisis dinamika perjumpaan antara adat Kutai Lawas Kedang Ipil dengan kehadiran Gereja Katolik, khususnya dalam konteks pastoral dan inkulturasi iman. Masyarakat Kutai Lawas dikenal memiliki sistem adat yang kuat, sarat akan nilai-nilai luhur seperti penghormatan terhadap leluhur, kebersamaan, dan kesakralan relasi dengan alam. Nilai-nilai ini menjadi dasar dalam kehidupan sosial dan spiritual masyarakat setempat. Kehadiran Gereja Katolik di tengah masyarakat adat tidak serta-merta menyingkirkan tradisi yang telah lama hidup, melainkan mencoba membangun dialog dan keterbukaan melalui pendekatan inkulturasi. Dalam prosesnya, Gereja berusaha menyapa budaya lokal dengan semangat Injil, menghargai kearifan lokal tanpa mengorbankan kebenaran iman Katolik. Tulisan ini menyoroti berbagai bentuk inkulturasi yang sudah terjadi, seperti penggunaan simbol-simbol lokal dalam liturgi, keterlibatan tokoh adat dalam kegiatan gerejawi, dan dialog spiritual yang mempertemukan nilai adat dan Injil. Namun demikian, proses ini juga tidak lepas dari tantangan, baik teologis maupun pastoral, terutama ketika ada unsur adat yang tidak sejalan dengan ajaran iman. Dalam konteks ini, analisis kritis dan pendampingan pastoral menjadi penting agar adat dan Injil sungguh dapat berjalan bersama. Artikel ini diakhiri dengan ajakan agar Gereja terus hadir secara kontekstual dan dialogis, memperkaya kehidupan iman umat tanpa menghapus identitas budaya lokal.

Downloads

Download-Daten sind nocht nicht verfügbar.

Literaturhinweise

Adham, D. (1981). Salasilah Kutai. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Proyek Penerbit Buku Sastra Indonesia dan Daerah.

Akmad, M. R., Elyana, K., Setyawati, M., & Ata, A. A. (2024). Analisis Tingkilan Suku Kutai di Tenggarong Ditinjau dari Bentuk Puisi Lama dan Nilai Budaya. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(6), 1153–1163. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i6.16448.

Arifin, S., & Resfilianda, K. R. (2022). Tawar Suku Kutai di Kabupaten Kutai Kartanegara Ditinjau dari Bentuk Mantra, Aspek Budaya, dan Fungsi. Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies, 5(1), 13–18. https://doi.org/10.30872/adjektiva.v5i1.999

Indriani, N., Nala, I. W. L., Uhai, S., Adha, A. A., & Sinaga, F. (2022). Warisan Budaya Tradisi Lisan Di Era Modernisasi Sebagai Potensi Wisata Di Desa Kedang Ipil Kabupaten Kutai Kartanegara. Sebatik, 26(2), 866–872. https://doi.org/10.46984/sebatik.v26i2.2010

Karlau, S. A. (2022). Penciptaan Manusia Sebagai Representatif Allah Untuk Mewujudkan Mandat Budaya Berdasarkan Kejadian 1:26-28. Phronesis: Jurnal Teologi Dan Misi, 5(1), 122–138. https://doi.org/10.47457/phr.v5i1.265

Mubarak. (2017). Wawasan Budaya Islam Kutai (Budaya Islam dalam Adat, Seni dan Sastra Masyarakat Kutai dalam Tinjauan Etnografi-Deskriptif). Ittihad Jurnal Kopertais Wilayah XI Kalimantan, 15(28), 86–97.

Riyanto, F. X. A. (Ed.). (2021). Teologi Publik : Sayap Metodologis dan Praksis. PT. Kanisius.

Siti Hasanah. (1996). Kemakmuran Hidup Manusia. Analisis Pemikiran Francis Bacon Tentang Ilmu Pengetahuan Dan Kemakmuran Hidup Manusia, 1–27.

Sudi, Y. D., & Siong, S. (2022). Relevansi Adat Tikah Kawitn Suku Dayak Barai Kecamatan Kayan Hilir bagi Perkawinan Gereja Katolik. Jurnal Teologi Praktika, 3(2), 10–30. https://doi.org/10.51465/jtp.v3i2.57

Susanto, H. (Ed.). (2009). Kompendium Katekismus Gereja Katolik. Kanisius.

Widjono, R. H. (2004). Melawan Dari Kampung Halaman: Mempertahankan Warisan Peradaban Kutai Adat Lawas. Komunitas Kutai Adat Lawas Sumping Layang.

Widyawati, Fransiska, Chen, M., Habur, A.M., Bule, O., Y., Lon, S. P., Aman, C., K. T., & Deki, M. R. D. M. (2018). Gereja Pewarta. STKIP St. Paulus.

Wijoyoko, Gregorius Daru, Nicolas Eka Novian Wicaksono, P. N. P. (2023). Memaknai Pendidikan Keluarga Katolik Ditinjau Dari Dokumen Familiaris Consortio. Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Ilmu Pendidikan, 2(2), 125. https://doi.org/https://doi.org/10.58192/sidu.v2i2.816

Veröffentlicht

2026-06-01

Ausgabe

Rubrik

Articles

Kategorien

Zitationsvorschlag

Dinamika Interaksi Agama dan Tradisi Lokal: Analisis Kehadiran Gereja Katolik dan Adat Masyarakat Kutai Lawas Kedang Ipil. (2026). Perspektif, 21(1), 119-131. https://doi.org/10.69621/jpf.v21i1.318

Ähnliche Artikel

1-10 von 119

Sie können auch eine erweiterte Ähnlichkeitssuche starten für diesen Artikel nutzen.