Menjalin Persaudaraan dalam Terang Iman: Semangat Gotong Royong Dayak Wehea di Tengah Pelayanan Umat Paroki St. Maria Ratu Damai Nehas Liah Bing

Autores/as

  • Gregorius Rivaldo Junior Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana Malang

DOI:

https://doi.org/10.69621/jpf.v21i1.313

Palabras clave:

Gotong Royong, Dayak Wehea, Persaudaraan, Iman

Resumen

Tulisan berjudul "Menjalin Persaudaraan dalam Terang Iman: Semangat Gotong Royong Dayak Wehea di Tengah Pelayanan Umat Paroki St. Maria Ratu Damai Nehas Liah Bing" mengangkat keterpaduan antara nilai-nilai budaya lokal dan semangat iman Kristiani dalam kehidupan menggereja. Gotong royong, sebagai warisan budaya suku Dayak Wehea, bukan hanya menjadi pola hidup bermasyarakat, tetapi juga menjadi kekuatan kolektif yang menopang pelayanan dan keterlibatan umat dalam berbagai kegiatan pastoral di paroki. Melalui pendekatan reflektif dan kontekstual, tulisan ini menyoroti bagaimana Gereja hadir tidak hanya sebagai pewarta iman, tetapi juga sebagai pelindung nilai-nilai luhur budaya yang mendukung terwujudnya persaudaraan sejati. Integrasi antara gotong royong dan ajaran kasih Kristus memperlihatkan bahwa budaya dan iman dapat berjalan selaras, saling memperkaya, dan menjadi dasar spiritualitas hidup bersama. Dengan demikian, umat diajak untuk membangun Gereja yang hidup, berakar dalam budaya, dan berlandaskan pada kasih, pelayanan, dan solidaritas sebagai wujud nyata dari persaudaraan dalam terang iman.

Descargas

Los datos de descarga aún no están disponibles.

Referencias

Andinata, Y. (2024). Konsep Manusia Menurut Adat Dayak Wehea: Tinjauan Filosofis Berdasarkan Filsafat Ernst Cassirer. Sapientia Humana, 4(1), 107–124.

Atmaja, T. S. (2024). Internalisasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 8(1), 171–179.

Firmanto, A. D., & Yustinus. (2007). Orang Muda Katolik Indonesia dalam Pusaran Globalisasi. In Seri Filsafat Teologi (16th ed., p. 140). Widya Sasana.

Fransiskus. (2020). Fratelli Tutti (terj. M. Harun). Dokpen KWI.

Ginting, R., & Sudrajat, R. (2023). Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Tradisi Lom Plai pada Masyarakat Desa Nehas Liah Bing Kutai Timur. Jurnal Kewarganegaraan, 7(2), 2145–2150.

Gobang, P. W. (2022). Makna Simbolis dan Fungsi Tari Hudoq Suku Dayak Wehea di Pedalaman Kalimantan Timur. Jurnal Komunikasi Dan Budaya, 3(2), 143–150.

Gole, H., & Duha, M. S. (2024). Potret Misi Gereja Katolik di Indonesia Berparas Kemanusiaan. Indonesian Journal of Research and Service Studies, 1(2), 89–99.

Irawan, D. (2017). Kepemimpinan Kepala Adat dalam Mempertahankan Gotong Royong Masyarakat Adat Desa Nehas Liah Bing Kecamatan Muara Wahau. Jurnal Pemerintahan Integratif, 5(4), 591–600.

Karoma, A. (2022). Gereja Sebagai Wadah Konstruksi Karakter Tanggung Jawab bagi Generasi Muda Gereja Masa Kini. Journal of Mandalika Literature, 3(4), 234–240.

Ndururu, D. D., & Siboro, A. (2023). Membangun Persaudaraan Universal Sebagai Konsekuensi Beriman kepada Allah (Suatu Refleksi-Teologis atas Dokumen Abu Dhabi). Rajawali, 20(2), 36–43.

Rahayu, A. D. (2023). Tranformasi Media Digital dalam Katekese Kontekstual: Studi Kasus Pengelolaan Pelayanan Gereja-Gereja Kontemporer. Jurnal Magistra, 1(4), 19–26.

Robaniyah, N., & Azizah, M. N. (2023). Implementasi Penanggalan Dayak Wehea dalam Kegiatan Adat di Kampung Dayak Muara Wahau. Elfalaky: Jurnal Ilmu Falak, 7(2), 329–344.

Saputra, Y. K. C. (2024). Pelayanan Pastoral Sebagai Wujud Kasih Kristiani di Tengah Tantangan Zaman Modern: Menjawab Kebutuhan Spiritual dan Sosial Umat. Jurnal Pelayanan Pastoral, 5(2), 149–162.

Suswakara, I. (2021). COMMUNITATE AMORIS (Panggilan Imam-Awam Menuju Persaudaraan Kasih). Atma Reksa: Jurnal Pastoral Dan Kateketik, 2(2), 30–37.

Usmanji, P. A., & Akbar, G. M. (2020). Tinjauan Teologis Mengenai Pemahaman Umat Terhadapa Inkulturasi dan Dampaknya: Studi Kasus Gereja Katolik Ganjuran. Jurnal Gamaliel: Teologi Praktika, 2(1), 20–37.

Woda, A. L. M. D. (2024). Makna Kasih Persaudaraan Kristiani: Refleksi Teologis-Spiritual-Praktis. Jurnal Riset Rumpun Agama Dan Filsafat, 3(1), 176–195.

Yohanes Paulus II. (1999). Ecclesia in Asia (R. Hardawiryana (ed.). Dokpen KWI.

Publicado

2026-06-01

Número

Sección

Artículos

Categorías

Cómo citar

Menjalin Persaudaraan dalam Terang Iman: Semangat Gotong Royong Dayak Wehea di Tengah Pelayanan Umat Paroki St. Maria Ratu Damai Nehas Liah Bing. (2026). Perspektif, 21(1), 105-117. https://doi.org/10.69621/jpf.v21i1.313

Artículos similares

1-10 de 71

También puede Iniciar una búsqueda de similitud avanzada para este artículo.