Yang saya tak bisa terima ukuran primordial dan sektarian itu digunakan untuk standar dalam kehidupan bermasyarakat berusaha dan bergaul. Mengapa kita tak mampu mengakui dan menghargai kemajemukan?…
Ia memang kiai, kita tahu. Tapi tindakan-tindakannya tidak terutama dikendalikan oleh kesadaran moral keagamaan melainkan lebih oleh moralitas yang bersifat mendunia, moralitas sosial yang konkret …
Buku ini ibarat tapak-tapak jejak perkembangan masalah sosioreligi, sosioedukasi, sosiobudaya dan sosiopolitik dari perlawatan peradaban kita yang tak kunjung selesai. Buku ini berisi kumpulan tuli…
Sementara ekonomi dunia telah bergeser, beberapa negara akan berhasil dan beberapa negara lainnya gagal. Memahami alasannya dan negara mana yang akan muncul sebagai negara yang paling kuat dalam ge…
Ingat Magan Ora Mangan Kumpul, Sketsa-Sketsa Umar Kayam? Dalam Buku Kedua ini Umar Kayam masih lincah meloncat dari sartu tema ke tema lain tanpa meninggalkan gaya penulisannya yang kenyal dan sega…
Awanya hanyalah mengenai lukisan celeng, tapi kemudian buku ini bercerita tentang politik, mental, tingkah laku, kemunafikan, kekejaman, kejahatan, dendam, nafsu, naluri dan nasib manusia yang laks…
Memang kita belum mau mati, apalagi mati seperti Sokrates. Kita masih mau menjadi saksi-saksi pembudayaan, sebab hidup adalah sebuah pembudayaan tanpa pernah berhenti. Malahan mati pun adalah suatu…
Bila kita sepakat bahwa kebudayaan adalah proses manusia yang dengan kemampuan budi dan kebeningan nurani merajut jagat wawasan pemahaman sebagai sikap terhadap kenyataan yang dengan pemahaman itu …
Yang saya tak bisa terima ukuran primordial dan sektarian itu digunakan untuk standar dalam kehidupan bermasyarakat berusaha dan bergaul. Mengapa kita tak mampu mengakui dan menghargai kemajemukan?…
Ia memang kiai, kita tahu. Tapi tindakan-tindakannya tidak terutama dikendalikan oleh kesadaran moral keagamaan melainkan lebih oleh moralitas yang bersifat mendunia, moralitas sosial yang konkret …
Buku ini ibarat tapak-tapak jejak perkembangan masalah sosioreligi, sosioedukasi, sosiobudaya dan sosiopolitik dari perlawatan peradaban kita yang tak kunjung selesai. Buku ini berisi kumpulan tuli…
Sementara ekonomi dunia telah bergeser, beberapa negara akan berhasil dan beberapa negara lainnya gagal. Memahami alasannya dan negara mana yang akan muncul sebagai negara yang paling kuat dalam ge…
Ingat Magan Ora Mangan Kumpul, Sketsa-Sketsa Umar Kayam? Dalam Buku Kedua ini Umar Kayam masih lincah meloncat dari sartu tema ke tema lain tanpa meninggalkan gaya penulisannya yang kenyal dan sega…
Awanya hanyalah mengenai lukisan celeng, tapi kemudian buku ini bercerita tentang politik, mental, tingkah laku, kemunafikan, kekejaman, kejahatan, dendam, nafsu, naluri dan nasib manusia yang laks…
Memang kita belum mau mati, apalagi mati seperti Sokrates. Kita masih mau menjadi saksi-saksi pembudayaan, sebab hidup adalah sebuah pembudayaan tanpa pernah berhenti. Malahan mati pun adalah suatu…
Bila kita sepakat bahwa kebudayaan adalah proses manusia yang dengan kemampuan budi dan kebeningan nurani merajut jagat wawasan pemahaman sebagai sikap terhadap kenyataan yang dengan pemahaman itu …
Yang saya tak bisa terima ukuran primordial dan sektarian itu digunakan untuk standar dalam kehidupan bermasyarakat berusaha dan bergaul. Mengapa kita tak mampu mengakui dan menghargai kemajemukan?…
Ia memang kiai, kita tahu. Tapi tindakan-tindakannya tidak terutama dikendalikan oleh kesadaran moral keagamaan melainkan lebih oleh moralitas yang bersifat mendunia, moralitas sosial yang konkret …
Buku ini ibarat tapak-tapak jejak perkembangan masalah sosioreligi, sosioedukasi, sosiobudaya dan sosiopolitik dari perlawatan peradaban kita yang tak kunjung selesai. Buku ini berisi kumpulan tuli…
Sementara ekonomi dunia telah bergeser, beberapa negara akan berhasil dan beberapa negara lainnya gagal. Memahami alasannya dan negara mana yang akan muncul sebagai negara yang paling kuat dalam ge…
Ingat Magan Ora Mangan Kumpul, Sketsa-Sketsa Umar Kayam? Dalam Buku Kedua ini Umar Kayam masih lincah meloncat dari sartu tema ke tema lain tanpa meninggalkan gaya penulisannya yang kenyal dan sega…
Awanya hanyalah mengenai lukisan celeng, tapi kemudian buku ini bercerita tentang politik, mental, tingkah laku, kemunafikan, kekejaman, kejahatan, dendam, nafsu, naluri dan nasib manusia yang laks…
Memang kita belum mau mati, apalagi mati seperti Sokrates. Kita masih mau menjadi saksi-saksi pembudayaan, sebab hidup adalah sebuah pembudayaan tanpa pernah berhenti. Malahan mati pun adalah suatu…
Bila kita sepakat bahwa kebudayaan adalah proses manusia yang dengan kemampuan budi dan kebeningan nurani merajut jagat wawasan pemahaman sebagai sikap terhadap kenyataan yang dengan pemahaman itu …
Yang saya tak bisa terima ukuran primordial dan sektarian itu digunakan untuk standar dalam kehidupan bermasyarakat berusaha dan bergaul. Mengapa kita tak mampu mengakui dan menghargai kemajemukan?…
Ia memang kiai, kita tahu. Tapi tindakan-tindakannya tidak terutama dikendalikan oleh kesadaran moral keagamaan melainkan lebih oleh moralitas yang bersifat mendunia, moralitas sosial yang konkret …
Buku ini ibarat tapak-tapak jejak perkembangan masalah sosioreligi, sosioedukasi, sosiobudaya dan sosiopolitik dari perlawatan peradaban kita yang tak kunjung selesai. Buku ini berisi kumpulan tuli…
Sementara ekonomi dunia telah bergeser, beberapa negara akan berhasil dan beberapa negara lainnya gagal. Memahami alasannya dan negara mana yang akan muncul sebagai negara yang paling kuat dalam ge…
Ingat Magan Ora Mangan Kumpul, Sketsa-Sketsa Umar Kayam? Dalam Buku Kedua ini Umar Kayam masih lincah meloncat dari sartu tema ke tema lain tanpa meninggalkan gaya penulisannya yang kenyal dan sega…
Awanya hanyalah mengenai lukisan celeng, tapi kemudian buku ini bercerita tentang politik, mental, tingkah laku, kemunafikan, kekejaman, kejahatan, dendam, nafsu, naluri dan nasib manusia yang laks…
Memang kita belum mau mati, apalagi mati seperti Sokrates. Kita masih mau menjadi saksi-saksi pembudayaan, sebab hidup adalah sebuah pembudayaan tanpa pernah berhenti. Malahan mati pun adalah suatu…
Bila kita sepakat bahwa kebudayaan adalah proses manusia yang dengan kemampuan budi dan kebeningan nurani merajut jagat wawasan pemahaman sebagai sikap terhadap kenyataan yang dengan pemahaman itu …
Yang saya tak bisa terima ukuran primordial dan sektarian itu digunakan untuk standar dalam kehidupan bermasyarakat berusaha dan bergaul. Mengapa kita tak mampu mengakui dan menghargai kemajemukan?…
Ia memang kiai, kita tahu. Tapi tindakan-tindakannya tidak terutama dikendalikan oleh kesadaran moral keagamaan melainkan lebih oleh moralitas yang bersifat mendunia, moralitas sosial yang konkret …
Buku ini ibarat tapak-tapak jejak perkembangan masalah sosioreligi, sosioedukasi, sosiobudaya dan sosiopolitik dari perlawatan peradaban kita yang tak kunjung selesai. Buku ini berisi kumpulan tuli…
Sementara ekonomi dunia telah bergeser, beberapa negara akan berhasil dan beberapa negara lainnya gagal. Memahami alasannya dan negara mana yang akan muncul sebagai negara yang paling kuat dalam ge…
Ingat Magan Ora Mangan Kumpul, Sketsa-Sketsa Umar Kayam? Dalam Buku Kedua ini Umar Kayam masih lincah meloncat dari sartu tema ke tema lain tanpa meninggalkan gaya penulisannya yang kenyal dan sega…
Awanya hanyalah mengenai lukisan celeng, tapi kemudian buku ini bercerita tentang politik, mental, tingkah laku, kemunafikan, kekejaman, kejahatan, dendam, nafsu, naluri dan nasib manusia yang laks…
Memang kita belum mau mati, apalagi mati seperti Sokrates. Kita masih mau menjadi saksi-saksi pembudayaan, sebab hidup adalah sebuah pembudayaan tanpa pernah berhenti. Malahan mati pun adalah suatu…
Bila kita sepakat bahwa kebudayaan adalah proses manusia yang dengan kemampuan budi dan kebeningan nurani merajut jagat wawasan pemahaman sebagai sikap terhadap kenyataan yang dengan pemahaman itu …