Karangan Teeuw dalam buku ini justru memperkenalkan teori sastra mutakhir itu kepada pembaca. Selain itu, Teeuw juga mengingatkan betapa pentingnya studi sastra lama digiatkan, sebagaimana tercermi…
Katarsis bagi sastrawan tidak lebih dari usaha penyucian batin setelah ia menuangkan ekspresi batinnya ke dalam bentuk-bentuk cipta sastra; gambaran perasaan lega seorang sastrawan setelah ia menga…
Kumpulan esei ini terdiri dari dua bagian. Bagian pertama esei dan bagian kedua catatan. Kehadirannya merupakan gumam. Gumam memang bernilai subyektif; tetapi masih mampu memancarkan nilai-nilai fu…
Karangan Teeuw dalam buku ini justru memperkenalkan teori sastra mutakhir itu kepada pembaca. Selain itu, Teeuw juga mengingatkan betapa pentingnya studi sastra lama digiatkan, sebagaimana tercermi…
Katarsis bagi sastrawan tidak lebih dari usaha penyucian batin setelah ia menuangkan ekspresi batinnya ke dalam bentuk-bentuk cipta sastra; gambaran perasaan lega seorang sastrawan setelah ia menga…
Kumpulan esei ini terdiri dari dua bagian. Bagian pertama esei dan bagian kedua catatan. Kehadirannya merupakan gumam. Gumam memang bernilai subyektif; tetapi masih mampu memancarkan nilai-nilai fu…
Karangan Teeuw dalam buku ini justru memperkenalkan teori sastra mutakhir itu kepada pembaca. Selain itu, Teeuw juga mengingatkan betapa pentingnya studi sastra lama digiatkan, sebagaimana tercermi…
Katarsis bagi sastrawan tidak lebih dari usaha penyucian batin setelah ia menuangkan ekspresi batinnya ke dalam bentuk-bentuk cipta sastra; gambaran perasaan lega seorang sastrawan setelah ia menga…
Kumpulan esei ini terdiri dari dua bagian. Bagian pertama esei dan bagian kedua catatan. Kehadirannya merupakan gumam. Gumam memang bernilai subyektif; tetapi masih mampu memancarkan nilai-nilai fu…
Karangan Teeuw dalam buku ini justru memperkenalkan teori sastra mutakhir itu kepada pembaca. Selain itu, Teeuw juga mengingatkan betapa pentingnya studi sastra lama digiatkan, sebagaimana tercermi…
Katarsis bagi sastrawan tidak lebih dari usaha penyucian batin setelah ia menuangkan ekspresi batinnya ke dalam bentuk-bentuk cipta sastra; gambaran perasaan lega seorang sastrawan setelah ia menga…
Kumpulan esei ini terdiri dari dua bagian. Bagian pertama esei dan bagian kedua catatan. Kehadirannya merupakan gumam. Gumam memang bernilai subyektif; tetapi masih mampu memancarkan nilai-nilai fu…
Karangan Teeuw dalam buku ini justru memperkenalkan teori sastra mutakhir itu kepada pembaca. Selain itu, Teeuw juga mengingatkan betapa pentingnya studi sastra lama digiatkan, sebagaimana tercermi…
Katarsis bagi sastrawan tidak lebih dari usaha penyucian batin setelah ia menuangkan ekspresi batinnya ke dalam bentuk-bentuk cipta sastra; gambaran perasaan lega seorang sastrawan setelah ia menga…
Kumpulan esei ini terdiri dari dua bagian. Bagian pertama esei dan bagian kedua catatan. Kehadirannya merupakan gumam. Gumam memang bernilai subyektif; tetapi masih mampu memancarkan nilai-nilai fu…