Text
Iman dan Seni Religius
Penyegaran iman terus menerus memerlukan kombinasi antara dua hal, yaitu: penghayatan dan pengetahuan yang lebih dalam mengenai pokok-pokok iman. Seni religius menjadi pengikat kedua hal tersebut. Di satu sisi, seni religius menyatakan pokok-pokok iman melalui rangkaian materi/bahan komponen penyusunnya. Di sisi lain, komposisi materi/bahan komponen penyusunnya membawa seorang beriman ke dalam misteri iman yang tidak dapat ditembus hanya dengan untaian kata-kata saja. Menemukan kebali kedalaman makna seni religius berarti menemukan kembali cara Allah mencintai manusia dan mempersiapkan manusia untuk menyambut cinta kasih Allah. Seri Filsafat-Teologi Widya sasana menampilkan tema Iman dan Seni Religius untuk memperdalam gagasan di atas. Keseluruhan tulisan terbagi atas tiga perspektif yang mengikat gagasan Iman dan Seni Religius: konsep sejarah dan produk.
| 18091 | Tersedia | ||
| 18092 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain