PERPUSTAKAAN SVD ADITYA WACANA

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Max Havelaar

Text

Max Havelaar

Multatuli - Nama Orang;

Buku Max Havelaar ini merupakan nyanyian Multatuli alias Douwes Dekker karena melihat ketimpangan yang dilakukan pemerintah Belanda terhadap rakyat di daerah jajahannya. Douwes Dekker sempat menduduki jabatan controleur (pegawai pemerintah Belanda tertinggi) di Natal, Sumatera Utara, kemudian dimutasi ke Padang, Sumatera Barat, Rangkas Bitung, Lebak, serta Banten. Dia selalu menentang kebijakan atasannya yang selalu merugikan kaum pribumi. Selama bertugas sebagai kaki tangan pemerintah Belanda, Douwes Dekker selalu menolak dengan tegas model pemerintahan Belanda. Yang jadi titik tolak kritik dan perlawanannya, karena ketidakadilan dan perampasan hak yang dilakukan Belanda. Douwes Dekker justru bersimpati pada rakyat pribumi yang teraniaya dan tertindas. Douwes Dekker sering melihat proses peradilan yang curang dan juga kecurangan lainnya yang dilakukan oleh pemerintah Belanda yang jelas-jelas merugikan penduduk. Berbagai kasus dibeberkannya, sebagai contoh, kasus si Pamaga anak angkat Sutan salim yang didakwa mencoba membunuh tuanku Natal dan controleur Belanda di Natal. Karena kegigihannya untuk membela kaum pribumi, Douwes Dekker pernah diskors. Bahkan, yang lebih menyakitkan hatinya, upah Douwes Dekker hanya dibayar separuh saja. Akibat dari perlawanannya ini pada tahun 1856 Douwes Dekker diberhentikan dari jabatannya. Bahkan pemerintah Belanda sempat menuntut Douwes Dekker ke pengadilan. Setelah kalah dalam perkara tersebut, Douwes Dekker dipulangkan ke Eropa. Namun semangat perlawan dan pemberontakan yang dilakukannya tak kunjung padam. Pemerintah Belanda tak bisa menghapus ideologi Multatuli. Dengan menyewa sebuah apartemen sederhana di Belgia mulai melakukan perlawanan.


Ketersediaan
0730Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
899.221 Mul m
Penerbit
Jakarta : Djambatan., 1973
Deskripsi Fisik
xxi + 359hlm; 15 x 21,5 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
899.221
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cetakan 2
Subjek
kesusastraan
Fiksi Sejarah
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN SVD ADITYA WACANA
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik