Text
Gereja dan Pemilu
Sebagai sebuah institusi sosial, Gereja Katolik dipandang lamban merespons perkembangan politik di negara ini. Gereja Katolik dianggap sangat pasif menyikapi serta mengikuti dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara, terlebih pada masa Orde Baru. Namun, suatu langkah berani kemudian diambil oleh Gereja Katolik Indonesia pada bulan Maret 1997 dengan dikeluarkannya Surat Gembala Prapaskah oleh KWI yang bertajuk Keprihatinan dan Harapan sebagai sebuah bentuk resistensi Gereja terhadap rezim Soeharto yang selama ini seakan terbungkam.""
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain