Text
Allah dalam Dunia Postmodern
Fokus buku ini menitikberatkan pada pencarian posisi Allah dalam dunia postmodern. Penelusurannya berawal dari modernisme dan bermuara pada teisme posmodern. Dalam modernisme (abad 15-18), rasio murni yang baru melepaskan diri dari dominasi wahyu menggugat Allah. Gugatan ini melahirkan penolakan eksistensi Allah dengan berbagai konsekuensinya: relativisme, nihilisme, militerisme, dan neotribalisme. Tak betah dengan konsekuensi-konsekuensi itu, manusia modern mencari kembali dan menemukan sosok Allah melalui jalan redefinisi dan jalur insulasi. Melalui redefenisi, manusia merumuskan kembali konsepnya tentang Allah. Sedangkan melalui insulasi, Allah hendak ditemukan kembali lewat pemilahan dan pemisahan yang jelas antara wilayah iman dan rasio. Penegasan kembali realitas Allah sekaligus membawa orang modern mengakui dan mengimani Allah secara baru dalam sebuah zaman baru, postmodern.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain