Text
Umat Katolik Berdialog dengan Umat Beragama Lain
Penilaian positif terhadap agama-agama non Kristiani dan kesanggupan untuk bekerja sama dengan para penganut mereka demi untuk memasyhurkan nama Tuhan, meskipun tidak pernah absen dari cita-cita Gereja Katolik, namun telah membutuhkan proses pematangan lama sebelum dapat disalurkan ke dalam pikiran khas dan program kongkrit. Konsili Vatikan I (1870) terutama mengarahkan cita-cita kepada kesatuan keselamatan. Sedemikian itu diadakan hubungan persahabatan dalam lingkaran yang semakin jauh dari Gereja sendiri: gerakan ekumenis dengan Kristiani bukan Katolik, kerjasama dan dialog dengan jemaah baeragama bukan Kristiani, akhirnya juga dengan orang-orang tak berketuhanan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain