Text
Tata Perayaan Sabda: Hari Minggu dan Hari Raya (Buku Pemimpin)
Pedoman Perayaan Sabda Hari Minggu ini dimaksudkan sebagai suatu jawaban atas pelbagai masalah yang saling berkaitan. Masalah yang pertama adalah kenyataan bahwa dewasa ini tidak selalu dan tidak di semua tempat dapat diselenggarakan suatu perayaan Hari Minggu yang lengkap (no.2). Yang kedua adalah: permohonan dari beberapa Konferensi Uskup yang pada tahun-tahun terakhir telah minta pedoman-pedoman dalam situasi yang demikian (no.7). Dan yang ketiga adalah pengalaman bahwa Tahta Suci, atas dasar petunjuk dari pedoman-pedoman umum yang ada, bersama banyak uskup dalam lingkup Gereja setempat, sudah menggeluti persoalan ini. Pedoman ini telah dimanfaatkan pula pengalaman dari para pemberi saran, untuk menilai manfaat Perayaan Sabda Hari Minggu, sekaligus menunjukkan batas-batas serta kemungkinan-kemungkinannya.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain