Dalam konteks situasi yang masih saja rawan dan peka (terutama berkaitan dengan kehidupan beragama), dialog interreligius terasa menemukan kepentingannya yang mutlak untuk terus diusahakan. Mengupa…
Setelah sinopsis konteks dan kontekstualisasi, jalan pikiran esai-esai buku ini disusun secara sistematis dalam lima bagian besar: (I) KONTEKSTUALISASI PERSPEKTIF DISIPLIN FILSAFAT DAN TEOLOGI: dal…
Gereja Indonesia hidup di tengah masyarakat plural. Hubungan antaragama yang harmonis menjadi tuntunan untuk mencapai persatuan dan kesatuan bangsa. Dalam konteks itu dialog agama menjadi penting. …
Dalam konteks situasi yang masih saja rawan dan peka (terutama berkaitan dengan kehidupan beragama), dialog interreligius terasa menemukan kepentingannya yang mutlak untuk terus diusahakan. Mengupa…
Setelah sinopsis konteks dan kontekstualisasi, jalan pikiran esai-esai buku ini disusun secara sistematis dalam lima bagian besar: (I) KONTEKSTUALISASI PERSPEKTIF DISIPLIN FILSAFAT DAN TEOLOGI: dal…
Gereja Indonesia hidup di tengah masyarakat plural. Hubungan antaragama yang harmonis menjadi tuntunan untuk mencapai persatuan dan kesatuan bangsa. Dalam konteks itu dialog agama menjadi penting. …
Dalam konteks situasi yang masih saja rawan dan peka (terutama berkaitan dengan kehidupan beragama), dialog interreligius terasa menemukan kepentingannya yang mutlak untuk terus diusahakan. Mengupa…
Setelah sinopsis konteks dan kontekstualisasi, jalan pikiran esai-esai buku ini disusun secara sistematis dalam lima bagian besar: (I) KONTEKSTUALISASI PERSPEKTIF DISIPLIN FILSAFAT DAN TEOLOGI: dal…
Gereja Indonesia hidup di tengah masyarakat plural. Hubungan antaragama yang harmonis menjadi tuntunan untuk mencapai persatuan dan kesatuan bangsa. Dalam konteks itu dialog agama menjadi penting. …
Dalam konteks situasi yang masih saja rawan dan peka (terutama berkaitan dengan kehidupan beragama), dialog interreligius terasa menemukan kepentingannya yang mutlak untuk terus diusahakan. Mengupa…
Setelah sinopsis konteks dan kontekstualisasi, jalan pikiran esai-esai buku ini disusun secara sistematis dalam lima bagian besar: (I) KONTEKSTUALISASI PERSPEKTIF DISIPLIN FILSAFAT DAN TEOLOGI: dal…
Gereja Indonesia hidup di tengah masyarakat plural. Hubungan antaragama yang harmonis menjadi tuntunan untuk mencapai persatuan dan kesatuan bangsa. Dalam konteks itu dialog agama menjadi penting. …
Dalam konteks situasi yang masih saja rawan dan peka (terutama berkaitan dengan kehidupan beragama), dialog interreligius terasa menemukan kepentingannya yang mutlak untuk terus diusahakan. Mengupa…
Setelah sinopsis konteks dan kontekstualisasi, jalan pikiran esai-esai buku ini disusun secara sistematis dalam lima bagian besar: (I) KONTEKSTUALISASI PERSPEKTIF DISIPLIN FILSAFAT DAN TEOLOGI: dal…
Gereja Indonesia hidup di tengah masyarakat plural. Hubungan antaragama yang harmonis menjadi tuntunan untuk mencapai persatuan dan kesatuan bangsa. Dalam konteks itu dialog agama menjadi penting. …