Kumpulan esei Romo Mangun mengenai kebudayaan dan salah satu unsur penting kebudayaan pascamodern, yakni sains dan teknologi, terutama kaitannya dengan ideologi dan politik terselubungnya yang berd…
Saat krisis adalah momen yang menantang kita untuk mempertanyakan kembali pilar-pilar utama yang menopang hidup kita. Itulah saat ketika kita harus mempertimbangkan kembali orientasi kita. Itulah m…
Semua tahu siapa biang keladi utama malapetaka ekonomi dan ambrolnya rupiah. Semua tersenyum pahit mendengar retorika kosong para pejabat yang meminta kesabaran dari rakyat yang sudah menjadi korba…
Pemujaan kepada Tuhan Yang Mahabesar yang diungkapkan lewat pengangkatan manusia hina ke taraf kemanusiawian yang layak merupakan spiritualitas murid Kristus. Sebagai murid Kristus, Romo Mangun sel…
Semakin manusia berilmu tahu banyak dan mendalam tentang Semesta Raya dan Semesta Mini, tentang diri sendiri juga, lewat pengamatan eksakta dan logikanya yang merupakan anugerah Allah yang luar bia…
Bagian ketiga dari trilogi Roro Mendut Genduk Duku Lusi Lindri ini memantau, dalam bentuk novel sejarah, secermat mungkin data dan fakta histori Sunan Mangkurat I (Abad 17), raja kejam mataram dan …
Situasi kondisi umat Gereja dalam dunia serba terindustrialisasi global, kini dan esok, memerlukan sistem kegembalaan yang lain sama sekali dari yang sampai sekarang kita lakukan. Gereja bekerja da…
Ditulis oleh Pastur karismatik YB. Mangunwijaya, Burung-burung Manyar adalah roman yang berkisah tentang kehidupan manusia yang terlibat dalam peperangan, baik fisik maupun batin. Telah diterjemahk…
Sebelum meninggal, Romo Mangun pernah bercerita bahwa ia sedang mengerjakan sebuah novel. Mungkin novel inilah yang dimaksud. Semula, naskah novel ini berupa berkas-berkas yang ditulis dengan mesin…
Bagian baku catatan kecil mengenai Sastra dan Religiositas ini pernah dihidangkan selaku ceramah di Taman Ismail Marzuki Jakarta, dalam bulan Oktober 1980, dan yang demi penerbitannya penulis perl…
Bagi Romo Mangun, generasi muda adalah tulang punggung negara, pewaris dan penerus perjuangan bangsa menuju pemerdekaan manusia seutuhnya. Kepedulian terhadap pemerdekaan manusia, di samping terwuj…
Y.B. Mangunwijaya, arsitek terkenal sekaligus penulis berkaliber sastrawan-budayawan, lewat bukunya ini, ingin menggumuli hal-hal yang lebih dalam dari dunia arsitektural. Sebagaimana manusia bisa …
Kumpulan esei Romo Mangun mengenai kebudayaan dan salah satu unsur penting kebudayaan pascamodern, yakni sains dan teknologi, terutama kaitannya dengan ideologi dan politik terselubungnya yang berd…
Saat krisis adalah momen yang menantang kita untuk mempertanyakan kembali pilar-pilar utama yang menopang hidup kita. Itulah saat ketika kita harus mempertimbangkan kembali orientasi kita. Itulah m…
Semua tahu siapa biang keladi utama malapetaka ekonomi dan ambrolnya rupiah. Semua tersenyum pahit mendengar retorika kosong para pejabat yang meminta kesabaran dari rakyat yang sudah menjadi korba…
Pemujaan kepada Tuhan Yang Mahabesar yang diungkapkan lewat pengangkatan manusia hina ke taraf kemanusiawian yang layak merupakan spiritualitas murid Kristus. Sebagai murid Kristus, Romo Mangun sel…
Semakin manusia berilmu tahu banyak dan mendalam tentang Semesta Raya dan Semesta Mini, tentang diri sendiri juga, lewat pengamatan eksakta dan logikanya yang merupakan anugerah Allah yang luar bia…
Bagian ketiga dari trilogi Roro Mendut Genduk Duku Lusi Lindri ini memantau, dalam bentuk novel sejarah, secermat mungkin data dan fakta histori Sunan Mangkurat I (Abad 17), raja kejam mataram dan …
Situasi kondisi umat Gereja dalam dunia serba terindustrialisasi global, kini dan esok, memerlukan sistem kegembalaan yang lain sama sekali dari yang sampai sekarang kita lakukan. Gereja bekerja da…
Ditulis oleh Pastur karismatik YB. Mangunwijaya, Burung-burung Manyar adalah roman yang berkisah tentang kehidupan manusia yang terlibat dalam peperangan, baik fisik maupun batin. Telah diterjemahk…
Sebelum meninggal, Romo Mangun pernah bercerita bahwa ia sedang mengerjakan sebuah novel. Mungkin novel inilah yang dimaksud. Semula, naskah novel ini berupa berkas-berkas yang ditulis dengan mesin…
Bagian baku catatan kecil mengenai Sastra dan Religiositas ini pernah dihidangkan selaku ceramah di Taman Ismail Marzuki Jakarta, dalam bulan Oktober 1980, dan yang demi penerbitannya penulis perl…
Bagi Romo Mangun, generasi muda adalah tulang punggung negara, pewaris dan penerus perjuangan bangsa menuju pemerdekaan manusia seutuhnya. Kepedulian terhadap pemerdekaan manusia, di samping terwuj…
Y.B. Mangunwijaya, arsitek terkenal sekaligus penulis berkaliber sastrawan-budayawan, lewat bukunya ini, ingin menggumuli hal-hal yang lebih dalam dari dunia arsitektural. Sebagaimana manusia bisa …
Kumpulan esei Romo Mangun mengenai kebudayaan dan salah satu unsur penting kebudayaan pascamodern, yakni sains dan teknologi, terutama kaitannya dengan ideologi dan politik terselubungnya yang berd…
Saat krisis adalah momen yang menantang kita untuk mempertanyakan kembali pilar-pilar utama yang menopang hidup kita. Itulah saat ketika kita harus mempertimbangkan kembali orientasi kita. Itulah m…
Semua tahu siapa biang keladi utama malapetaka ekonomi dan ambrolnya rupiah. Semua tersenyum pahit mendengar retorika kosong para pejabat yang meminta kesabaran dari rakyat yang sudah menjadi korba…
Pemujaan kepada Tuhan Yang Mahabesar yang diungkapkan lewat pengangkatan manusia hina ke taraf kemanusiawian yang layak merupakan spiritualitas murid Kristus. Sebagai murid Kristus, Romo Mangun sel…
Semakin manusia berilmu tahu banyak dan mendalam tentang Semesta Raya dan Semesta Mini, tentang diri sendiri juga, lewat pengamatan eksakta dan logikanya yang merupakan anugerah Allah yang luar bia…
Bagian ketiga dari trilogi Roro Mendut Genduk Duku Lusi Lindri ini memantau, dalam bentuk novel sejarah, secermat mungkin data dan fakta histori Sunan Mangkurat I (Abad 17), raja kejam mataram dan …
Situasi kondisi umat Gereja dalam dunia serba terindustrialisasi global, kini dan esok, memerlukan sistem kegembalaan yang lain sama sekali dari yang sampai sekarang kita lakukan. Gereja bekerja da…
Ditulis oleh Pastur karismatik YB. Mangunwijaya, Burung-burung Manyar adalah roman yang berkisah tentang kehidupan manusia yang terlibat dalam peperangan, baik fisik maupun batin. Telah diterjemahk…
Sebelum meninggal, Romo Mangun pernah bercerita bahwa ia sedang mengerjakan sebuah novel. Mungkin novel inilah yang dimaksud. Semula, naskah novel ini berupa berkas-berkas yang ditulis dengan mesin…
Bagian baku catatan kecil mengenai Sastra dan Religiositas ini pernah dihidangkan selaku ceramah di Taman Ismail Marzuki Jakarta, dalam bulan Oktober 1980, dan yang demi penerbitannya penulis perl…
Bagi Romo Mangun, generasi muda adalah tulang punggung negara, pewaris dan penerus perjuangan bangsa menuju pemerdekaan manusia seutuhnya. Kepedulian terhadap pemerdekaan manusia, di samping terwuj…
Y.B. Mangunwijaya, arsitek terkenal sekaligus penulis berkaliber sastrawan-budayawan, lewat bukunya ini, ingin menggumuli hal-hal yang lebih dalam dari dunia arsitektural. Sebagaimana manusia bisa …