Agama sebagai Religiositas Masyarakat dalam Dunia Kehidupan Modern
Studi Kolaburatif Antropologi Agama dan Pandangan Filosofis Habermas Tentang Agama
DOI:
https://doi.org/10.69621/jpf.v19i1.215Kata Kunci:
Agama, Dunia Kehidupan, Masyarakat, Modernitas, ReligiositasAbstrak
Studi ini membahas tentang penghayatan religiositas agama dalam masyarakat modern dan bagaimana agama sebagai religiositas masyarakat berperan dalam dunia kehidupan modern. Jürgen Habermas berpendapat bahwa agama merupakan faktum sosial yang tidak pernah lenyap dari peradaban manusia sekalipun dunia telah mengalami berbagai perubahan peradaban modern yang sekuler. Orang masih rajin berdoa dan melaksanakan berbagai ajaran dari agama. Namun dewasa ini, agama dipertanyakan keberadaannya sebab tidak memiliki sumbangsih yang berarti bagi dunia. Untuk itu, studi ini akan menggali agama sebagai religiositas sehingga dapat ditemukan sumbangsih bagi dunia kehidupan universal. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menerapkan studi kepustakaan. Objek kajian studi ini dianalisis secara kolaburatif; menganalisis agama dari sudut pandang antropologi dan dikolaburasikan dengan pandangan filosofis dari Jürgen Habermas tentang agama. Dengan menerapkan studi kolaburatif, studi ini menemukan bahwa agama sebagai religiositas memiliki kapasitas fungsional dan substansial untuk memulihkan kehidupan di tengah arus modernitas yang kehilangan orientasi kemanusiaan. Sumbangan studi ini adalah beberapa prinsip yang harus diperhatikan dalam agama sebagai orientasi dalam laju perkembangan dunia yang semakin modern.
Unduhan
Referensi
Dähler, Franz, dan Eka Budianta. (2000). Pijar Peradaban Manusia: Denyut Harapan Evolusi, Yogyakarta: Kanisius.
Effendi, M. R., Setiadi, E., & Nandang, H. M. Z. (2018). Religiusitas Masyarakat Adat Kampung Dukuh Kabupaten Garut Jawa Barat. Interdisciplinary Journal of Communication, 3(1), 125-146.
Epstein, Richard A. (2006). Skeptisisme dan Kebebasan: Pembelaan Modern untuk Liberalisme Klasik, Jakarta: Obor.
Eriksen, Thomas Hylland. (2009). Antropologi Sosial dan Budaya, Maumere: Penerbit Ledalero.
Habermas, Jürgen. (1997). Modernity: An Unfinished Project, Cambridge: MIT Press.
Habermas, Jürgen. (2008). Between Naturalism and Religion, Cambridge: Polity Press.
Kleden, Paul Budi dan Adrianus Sunarko. (2010). Dialektika Sekularisasi, Yogyakarta: Lamalera.
Koentjaraningrat. (1998). Pengantar Antropologi: Pokok-Pokok Etnografi, Jakarta: Rineka Cipta.
Lakonawa, P. (2013). Agama dan Pembentukan Cara Pandang serta Perilaku Hidup Masyarakat. Humaniora, 4(2), 790-799.
Leahy, Louis. (2002). Horizon Manusia: dari Pengetahuan ke Kebijaksanaan, Yogyakarta: Kanisius.
M. Dahlan, Al-Barry. (2001). Kamus Ilmiah Populer, Surabaya: Arkola.
Mangunwijaya, Y.B. (1988). Sastra dan Religiositas, Yogyakarta: Kanisius.
Matondang, A. (2019). Dampak Modernisasi Terhadap Kehidupan Sosial Masyarakat. Wahana Inovasi: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat UISU, 8(2), 188-194.
Menoh, Gusti A.B. (2015). Agama dalam Ruang Publik, Yogyakarta: Kanisius.
Munajah, N. (2021). Agama Dan Tantangan Modernitas. Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 83-92.
Nashori, Fuad dan Rachmy Diana Mucharam. (2002). Mengembagkan Kreativiias dalam Perspektif Psikologi Islam, Yogyakarta: Menara Kudus.
Prasetyaningrum, G., Nurmayanti, F., & Azahra, F. (2022). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Etika Sistem Informasi: Moral, Isu Sosial dan Etika Masyarakat (Literature Review Sim). Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial, 3(2), 520-529.
Rosidah, F. Umi. (2011). Pendekatan Antropologi dalam Studi Agama. Religió Jurnal Studi Agama-agama, 1(1), 23-32.
Sudhiarsa, Raymundus. (2020). Antropologi Budaya 1: Manusia, Budaya, dan Religiositasnya, Malang: STFT Widya Sasana.
Suryohaniprojo, Sayidiman. (1994). Makna Modernitas dan Tantangannya Terhadap Iman, Jakarta: Paramadina.
Syafar, M. (2017). Modal Sosial Komunitas dalam Pembangunan Sosial. Lembaran Masyarakat: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 3(1), 1-22.
Yuristia, A. (2017). Keterkaitan pendidikan, perubahan sosial budaya, modernisasi dan pembangunan. IJTIMAIYAH: Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya, 1(1), 1-17.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Agrindo Zandro

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.















