Terang Iman Kristiani dalam Budaya Ti’i Ka, Nagekeo, Flores

Autores

  • Yohanes Daga Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana, Malang

DOI:

https://doi.org/10.69621/jpf.v16i1.22

Palavras-chave:

Iman, Budaya, Ti’i ka, Allah, Manusia

Resumo

Dalam tulisan ini, penulis fokus pada tema pembahasan tentang kepercayaan dan budaya, khususnya budaya Ti’i ka masyarakat Nagekeo, Flores. Bagi penulis, iman sejati adalah hubungan pribadi manusia dengan Tuhan sedemikian rupa sehingga membawa orang ke dalam persekutuan gerejawi. Dalam komunitas ini orang-orang bersatu dan berkumpul untuk menghayati dan merayakan iman melalui doa bersama dan berbagai ritual yang melibatkan seluruh anggota Gereja. Penulis berasumsi bahwa semua ini tidak terjadi begitu saja. Semuanya dimulai dengan proklamasi iman. Dalam proklamasi tersebut, faktor budaya masyarakat setempat menjadi penting agar kepercayaan tersebut dapat diterima dengan baik oleh masyarakat setempat. Untuk mengeksplorasi tema ini, penulis menggunakan metode membaca kritis dan observasi. Melalui tulisan ini penulis ingin menyampaikan pesan bahwa iman harus mengakar. Iman yang telah mengakar akan menjadi satu kesatuan yang utuh yang dapat menciptakan suatu habitus sosial keagamaan yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.

Downloads

Os dados de download ainda não estão disponíveis.

Referências

Alfian, ed. (1985), Persepsi Masyarakat tentang Kebudayaan. Jakarta: Gramedia.

https://tanagekeo.wordpress.com/ [diakses pada tanggal 4 Desember 2020, pukul 20.05 WIB].

https://www.kabarmapegaa.com/Artikel/Baca/kesatuan_gereja_katolik_di_tengah_pluralitas_budaya_di_indonesia [diakses pada tanggal 2 Desember 2020, pukul 17.23 WIB].

Katekismus Gereja Katolik (2014). Terj. H. Embuiru. Ende: Nusa Indah.

Kompendium Ikhtisar Katekismus Gereja Katolik (2011). Terj. Paskalis Edwin Nyoman Paska. Malang: Dioma.

Magnis-Suseno, Frans (2004), Menjadi Saksi Kristus di Tengah Masyarakat Majemuk. Jakarta: OBOR.

Martasudjita, Emanuel (2013), Pokok-Pokok Iman Gereja: Pendalaman Teologis Syahadat. Yogyakarta: Kanisius.

Olla, Paulinus Yan (t.t.), Teologi Fundamental. Diktat tidak diterbitkan.

Pareira, Berthold Anton (2010), Mari Berteologi. Yogyakarta: Kanisius.

van de Beek, Abraham (2003), Kristus Pusat Kehidupan Kita. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

van Schie, Gijbertus (2008), Hubungan Manusia dengan Misteri Segala Misteri. Jakarta: Fidei Press.

Publicado

2021-06-01

Edição

Secção

Artigos

Categorias

Como Citar

Terang Iman Kristiani dalam Budaya Ti’i Ka, Nagekeo, Flores. (2021). Perspektif, 16(1), 61-75. https://doi.org/10.69621/jpf.v16i1.22

Artigos Similares

1-10 de 210

Também poderá iniciar uma pesquisa avançada de similaridade para este artigo.